Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pilkades Serentak di Lampung Utara, Kotak dan Surat Suara Sudah Didistribusikan

Pilkades Serentak di Lampung Utara, Kotak dan Surat Suara Sudah Didistribusikan

238
BERBAGI

Feaby/Teraaslampung.com

Deklarasi Pilkades Damai di Lampung Utara (ilustrasi)

Kotabumi–Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lampung Utara mengklaim telah mendistribusikan seluruh kotak dan kertas suara kepada setiap Kecamatan yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 19 November mendatang.

“Kotak dan kertas suara sudah didistribusikan kepada pihak Kecamatan yang akan menghelat Pilkades pada tanggal 19 November mendatang,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD, Basri, Senin (16/11).

Selain telah mendistribusikan logistik Pilkades, Basri mengatakan, pihaknya juga telah membentuk tim pengawasan Pilkades Kabupaten yang bertugas untuk mengawasi pelaksanaan Pilkades agar berjalan sebagaimana mestinya. Tim ini di antaranya terdiri dari BPMPD, Dinas Perhubungan, Badan Kepegawaian Daerah, Polisi Pamong Praja, Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan, Dinas Tata Kota.

“Tim yang berasal dari 9 Satuan Kerja ini akan mengawasi pelaksanaan Pilkades. Nantinya, satu petugas akan mengawasi satu desa,” urainya

Adapun total surat suara yang telah dicetak untuk Pilkades kali ini, ia menuturkan, jumlahnya mencapai 202.216 kertas suara. Pencetakan surat suara ini berdasarkan total jumlah mata pilih dari 118 Desa yang akan menggelar Pilkades dan ditambah dengan pencetakan surat suara cadangan sebanyak 10 persen. Surat suara cadangan ini untuk mengantisipasi bilamana terdapat kerusakan pada surat suara rusak yang ada.

“Kertas suara yang sudah dicetak 202. 216 ditambah 10 persen. Karena enggak menutup kemungkinan, ada surat suara yang rusak pada saat Pilkades berlangsung,” papar dia.

Diketahui, total jumlah calon Kepala Desa yang akan mengikuti Pilkades serentak pada 118 Desa tahun ini mencapai 355 calon. Sebelumnya juga, para calon Kepala Desa belum lama ini telah menandatangani Deklarasi damai sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan yang akan terjadi sebelum dan sesudah pemilihan berlangsung.