Beranda News Pilpres 2019 Pilpres 2019, Eks 212 Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi

Pilpres 2019, Eks 212 Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi

225
BERBAGI
Tujuh orang perwakilan kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai relawan Eks 212 Kawal Kiai Ma'ruf Amin mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin di pemilihan presiden 2019. Dukungan tersebut dideklarasikan di Posko Cemara, Jakarta pada Kamis, 11 Oktober 2018. TEMPO/Dewi Nurita

TERASLAMPUNG.COM — Tujuh orang perwakilan kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai relawan Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin dalam pemilihan presiden 2019. Deklarasi dukungan itu dilakukan di Posko Cemara, Jakarta pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin merupakan sekelompok massa pentolan Aksi 212. Dalam aksi itu, jutaan massa umat Islam menggelar aksi bela Islam untuk menuntut proses hukum terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Alasannya, Basuki dianggap menista Al-Qur’an terkait ucapannya tentang Surat Al-Maidah ayat 51.

“Kami Eks 212 mengajak bersama-sama untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin demi terciptanya Islam yang Rahmatan Lil Alamin di negeri ini,” ujar Wakil Ketua Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf Amin di Posko Cemara Jakarta pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Kelompok relawan ini dipimpin oleh salah satu kuasa hukum Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Razman Arief Nasution. Menurut Razman, tujuh orang ini dipilih karena dianggap memiliki massa yang banyak.

Tiga poin deklarasi Eks 212 Kawal Kiai Ma’ruf:

1. Kami Eks 212 mengawal ulama untuk memimpin NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Kiai Ma’ruf jadi calon wakil presiden adalah bukti terkabulnya doa dan perjuangan kami.

2. Kami Eks 212 memperjuangkan aspirasi umat Islam, mewujudkan pembangunan yang adil, sejahtera dan makmur.

3. Eks 212 meminta kepada Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin untuk memperjuangkan ekonomi syariah, pendidikan Islam dan pesantren serta penegakkan hukum yang adil.

Tempo.co

Loading...