Beranda News Pilpres 2019 Pilpres 2019, Kyai Maimoen Zubair Isyaratkan Dukung Jokowi

Pilpres 2019, Kyai Maimoen Zubair Isyaratkan Dukung Jokowi

250
BERBAGI
Presiden Joko Widodo (kiri) memberikan sambutan disaksikan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Maimoen Zubair (tengah) saat menghadii acara Sarang Berzikir Untuk Indonesia Maju di Rembang, Jawa Tengah, Jumat 1 Februari 2019. Dalam acara tersebut Maimoen Zubair mengisyaratkan akan mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TERASLAMPUNG.COM — Pemimpin Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang K.H. Maimoen Zubair (Mbah Moen) mengisyaratkan mendukung Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

“Saya hanya menyampaikan, banyak orang menunggu-nunggu saya pilih siapa, ya (pilih) yang dekat saya, jadi ini tidak yang mengajak, semua punya kebebasan masing-masing, tapi yang dekat saya malam ini saja, yang dekat saja,” kata Maimoen Zubair yang biasa disapa Mbah Mun di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Jumat, 1 Februari 2019.

BACA: Duduk di Samping Jokowi, Kyai Maimoen Zubair Doakan Prabowo Jadi Pemimpin

Mbah Moen menyampaikan hal tersebut dalam acara “Sarang Berzikir Indonesia Maju” di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang. Saat menyampaikan hal itu, Mbah Mun duduk di samping Presiden Jokowi yang juga bersebelahan dengan Iriana Joko Widodo. Hadir juga dalam acara tersebut Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Maimun pernah menjadi anggota DPRD Rembang selama 7 tahun. Selain itu pernah menjadi anggota MPR RI yang mewakili daerah Jawa Tengah selama tiga periode. Saat ini, ia masih aktif sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Hari ini Jumat apa? Jumat pahing, ya tidak apa-apa. Saya ucapkan, yang saya ucapkan ini jadi pilihan pribadi saya, kepada siapapun wallahualam,” kata Maimun Zubair.

Ia berharap setelah Pilpres 2019 pada 17 April nanti kondisi Indonesia tetap damai. “Karena itu saya inginnya pemilu ini pemilu yang damai, pemilu perdamaian, pemilu yang setelah pemilu dapat menyokong dan disokong ajaran yang kita miliki, seperti ajaran agama kita, agama apa? Islam,” kata Mbah Mun.

Mbah Mun menjelaskan bahwa mencalonkan diri menjadi pimpinan itu hukumnya wajib dalam Islam.

“Kalau tidak ada yang dipilih kan kosong. Mendirikan suatu negara itu kewajiban. Nabi (Muhammad) pertama kali tahun 611 pada 8 Agustus, Jumat pon, mendirikan negara Arab, dikatakan menasionalisasi Arab yang terpecah-pecah itu,” ujar Mbah Mun.

Ulama kharismatik untuk juga mengucapkan selamat kepada Jokowi dan Prabowo Subianto.

“Jadi kepada Pak Jokowi, Pak Prabowo saya ucapkan suatu pahala yang besar. Untuk memilih, pilihlah yang baik menurut masing-masing, saya tidak akan memperpanjang pidato atau sambutan saya dari pada, saya ucapkan ahlan wa sahlan (selamat datang),” kata Mbah Moen.

Tempo.co

Loading...