Beranda Teras Berita Pilres 2014: Jokowi-JK Unggul Sementara di Papua

Pilres 2014: Jokowi-JK Unggul Sementara di Papua

157
BERBAGI
Pleno penghitungan suara Pilpres 2014 KPU Papua, Jumat, 18 Juli 2014. (foto dok tabloidjubi.com)

JAYAPURA, Teraslampung.com-  Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tercatat  unggul sementara  di Papua dengan perolehan suara sebanyak 482,194 suara (28,29 persen). Sementara pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih suara sebanyak 190.300 suara (21,70 persen).

Penghitungan hasil perolehan suara di Provinsi Papua baru dilakukan untuk sembilan kabupaten dan satu kota yang ada di Papua. Dimana penghitungan dilakukan lewat rapat pleno terbuka rakapitulasi penghitungan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 tingkat provinsi, yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, di Aula Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Papua-Jayapura, Jumat (18/7).

“Secara umum penghitungan perolehan suara berjalan lancar, karena setiap KPUD yang menyajikan hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota dapat diterima saksi kedua pasangan kandidat dan Bawaslu Provinsi Papua,” kata Ketua KPU Papua, Adam Arisoy.

Hal senada diungkapkan anggota KPU Papua, Musa Sombuk. Menurut Sombuk pleno yang digelar sejak pagi berjalan dengan aman dan lancar. “Dalam pleno tadi, Koalisi merah putih sempat protes terhadap rapat pleno di Distrik Towe, Kabupaten Keroom, yang  berlangsung di gudang logistik KPU Keroom.Namun, hal itu sudah diklarifikasi oleh ketua KPU setempat dan diterima,” ujarnya.

Protes lain ditujukan untuk proses Pilpres di TPS 16 Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura karena pada saat pencoblosan saksi nomor urut 1 dilarang masuk lantaran terlambat datang ke TPS.Protes itu  juga sudah diklarifikasi oleh Panwas dan KPU Kota Jayapura.

“Hasil sementara pasangan Jokowi-JK unggul di semua daerah, sedang pasang pasangan nomor urut 1 Prabowo–Hatta berada di urutan kedua dari semua Kabupaten/Kota yang sudah diplenokan, yakni sembilan kabupaten dan satu kota,” ujarnya.

Loading...