Pipa PDAM Way Rilau Bocor, Tagihan Pelanggan Membengkak

  • Bagikan
Perbaikan pipa induk milik PDAM Wa Rilau di Jalan Pangeran Emir M Noor Bandarlampung, Kamis (25/3/2021).
Perbaikan pipa induk milik PDAM Wa Rilau di Jalan Pangeran Emir M Noor Bandarlampung, Kamis (25/3/2021).

TERASLAMPUNG.COM — Pelanggan PDAM Way Rilau yang baru atau pelanggan KPBU SPAM kecewa dengan pelayanan perusahaan milik daerah itu terkait sambungan pipa bocor akibat pemasangan pipa yang tidak rapi. Kebocoram pipa itu menyebabkan tagihan bulan pelanggan membengkak. Ironisnya, biaya kebocoran pipa itu dimasukkan dalam tagihan pelanggan di Kedaton, Kota Bandarlampung.

“Saya pelanggan baru dan baru bayar bulan kemarin. Betapa kagetnya melihat tagihan air saya yang besarnya Rp400 ribu lebih,” kata Akbar, warga Jalan Tupai, Kedaton kepada teraslampung.com, Selasa,  13 Juli 2021.

Akbar mengaku pembayaran sebesar u setelah dipelajari penyebabnya pemasangan sambungan pipa dari meteran air ke rumah. Karena pemasangannya ceroboh menimbulkan kebocoran. Air yang bocor tersebut masuk dalam hitungan tagihannya.

“Kami hanya berempat di rumah kok bisa sampai menggunakan air sebanyak 60 kubik lebih dan harus bayar Rp400 ribu lebih dengan hitungan sekitar Rp6 ribu/kubik,” jelasnya

“Setelah saya cari-cari masalahnya, ternyata ada di kebocoran pipa sambungan.Saya laporkan kejadian ini ke kantor PDAM tidak lama datang petugas yang memperbaikinya,” tambahnya.

Setelah diperbaiki, penggunaan air jauh lebih menurun dan kata Akbar bulan ke dua estimasinya dia hanya membayar sekitar Rp100 ribu dengan posisi meteran air sekitar 10 kubik lebih.

“Bulan ini kisaran yang harus kami bayar sekitar Rp100 ribuan dan yang mengalami seperti saya banyak, tetangga saya minimal Rp200 ribu gara-gara kebocoran sambungan pipa itu,” ungkapnya.

D itempat terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Pelanggan PDAM Way Rilau Agung Purnama menjelaskan soal pemasangan ke pelanggan dikerjakan oleh pihak ke tiga (kontraktor). Ia mengaku pihaknya sebelumnya sudah melakukan sosialisasi jika terjadi kebocoran sesudah meter air menjadi tanggungjawab pelanggan.

“Kepada pelanggan baru kami sudah melakukan sosialisasi di kelurahan dan kecamatan. Pemasangan pipa ke rumah atau sambungan rumah (SR) tidak bisa dipasang oleh pihak ke tiga tanpa dihadiri oleh pemilik rumah,” jelasnya

“Setelah pipa terpasang, pihak ke tiga akan membuat berita acara pemasangan isinya bahwa pemasangan dalam kondisi baik. Jika terjadi kebocoran kami mengimbau para pelanggan langsung lapor ke kami dan kami akan memerintahkan pihak ke tiga untuk memperbaikinya,” tambah Agung Purnama.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan