Beranda Politik PKS Bandarlampung Berikan Pembekalan Saksi

PKS Bandarlampung Berikan Pembekalan Saksi

157
BERBAGI
Ketua PKS Bandarlampung Aep Saripudin (tengah) memberikan arahan pada acara pembekalasan saksi Pilwakot Bandarlampung 2015 didampingi oleh Ketua BP3 Rachmadi (kiri) dan Agus Djumadi Sekum PKS Bandarlampung.
Ketua PKS Bandarlampung Aep Saripudin (tengah) memberikan arahan pada acara pembekalasan saksi Pilwakot Bandarlampung 2015 didampingi oleh Ketua BP3 Rachmadi (kiri) dan Agus Djumadi Sekum PKS Bandarlampung.

Teraslampung.com — Menjelang hari pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Periode 2016-2021 tanggal 9 Desember 2015 PKS Bandar Lampung melakukan pembekalan Saksi Pilwakot 2015 di Aula GSG DPW PKS Lampung, minggu malam (6/12).

Kegiatan tersebut dilaksanakan terkait kesiapan saksi  PKS dalam pengamanan suara pasangan Herman Hn dan Yusuf Kohar sekaligus memastikan pilwakot Bandar Lampung berjalan dengan demokratis, jujur dan adil.

Dalam sambutannya Ketua PKS Bandar Lampung Aep Saripudin mengatakan saksi dari PKS selain mengamankan hasil perolehan suara pasangan Herman HN dan Yusuf Kohar juga harus memastikan tidak terjadi kecurangan dalam pemungutan suara mulai dari tingkat TPS sampai ke tingkat Kota.

“Kita harus mengamankan hasil perolehan suara Herman Hn dan Yusuf Kohar sekaligus memastikan tidak terjadi kecurangan dalam pemungutan suara mulai dari tingkat TPS sampai tingkat Kota,” kata  Aep.

Selain PKS lima partai koalisi lainnya yaitu PDIP, Demokrat, Gerindra, Nasdem dan PKB juga melakukan hal yang sama di wilayah masing-masing yang telah di sepakati yakni PDIP di Dapil 2 dan 6, Demokrat dan Gerindra di Dapil 3 dan 4, Nasdem dan PKB di Dapil 5.

Bendahara Tim Koalisi Bandar Lampung Akan Lebih Baik Agus Djumadi mengatakan PKS bersama lima partai koalisi lainnya berkomitmen untuk bersama-sama mengamankan hasil perolehan suara pasangan Herman HN dan Yusuf Kohar.

“Kami bersama-sama dengan partai koalisi lainnya akan bekerjasama dalam pengamanan hasil suara pasangan Herman HN dan Yusuf Kohar,”katanya.

Loading...