Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara PLN Bantah Dua Keluarga di Lampung Utara Tersetrum Listrik karena SUTET

PLN Bantah Dua Keluarga di Lampung Utara Tersetrum Listrik karena SUTET

416
BERBAGI
Rio Rona, Kepala ULTG Kotabumi
Rio Rona, Kepala ULTG Kotabumi

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi– PT PLN Lampung Unit Layanan Transmisi dan Gardu Kotabumi, Lampung Utara mengklaim sengatan listrik yang menimpa dua keluarga di Kelurahan Kotabumi Udik disebabkan oleh paparan petir‎ dan bukannya dari aliran listrik SUTET yang bocor.

“Dugaannya sengatan listrik itu diakibatkan oleh paparan petir yang memang terjadi begitu banyak di malam itu,” kilah Kepala ULTG Kotabumi, Rio Rona, di kantor, Kamis (16/4/2020).

Keyakinannya ini diambil setelah mereka turun ke lokasi yang ramai diberitakan oleh media. Di lokasi itu, mereka meneliti kondisi jaringan berikut alat peredam petir yang mereka pasang.

Selain itu, jarak pemasangan menara SUTET berikut jaringannya juga telah sesuai dengan ‎aturan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia Nomor 2 Tahun 2019. Jarak aman pemasangan menara berjarak minimal 2,5 meter dari rumah terdekat.

“Secara teknik, menara dan jaringan di sana aman,” tegasnya.

Kendati dinyatakan aman, namun mereka tetap menambahkan alat perambat petir di lokasi untuk mencegah hal serupa terulang kembali‎. Dengan demikian, ia berharap warga sekitar tidak khawatir di masa mendatang.

“Kami sudah menambahkan rambatan petir di sekitar menara,” ‎kata dia.

Sebelumnya, dua keluarga di RT 3/LK 10, Dusun Tulungbungur, ‎Kelurahan Kotabumi Udik, Lampung Utara nyaris tewas lantaran terkena sengatan listrik, Senin (13/4/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kuat dugaan, aliran listrik yang menyengat kedua keluarga ini berasal dari jaringan SUTET di sekitar rumahnya. Hal ini dikarenakan rumah kedua keluarga ini hanya berjarak sekitar 15 meter dari menara SUTET.

“Saya dan suami kesetrum di bagian kaki tadi malam,” terang Wati, ibu rumah tangga yang nyaris menjadi korban tersengat listrik, di kediamannya.

Kabar tersengatnya dua keluarga ini menarik perhatian DPRD Lampung Utara. Pihak legislatif meminta pihakUnit Pelaksana Transmisi (UPT) Tanjung Karang‎, Unit Layanan Transmisi dan Gardu (ULTG) Kotabumi ‎segera memperbaiki jaringan listrik SUTET di Kelurahan Kotabumi Udik, Kotabumi.

“‎Jika memang sengatan listrik itu disebabkan oleh kualitas jaringan SUTET yang buruk maka pihak terkait harus segera memeriksa dan memperbaikinya,” tegas anggota Komisi II di DPRD Lampung U‎tara, Arif Al-Hasa‎n.