Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Plt Bupati Lampura Janji Hilangkan Budaya Fee Proyek

Plt Bupati Lampura Janji Hilangkan Budaya Fee Proyek

3979
BERBAGI
Bupati Agung Ilmu Mangkunegara (kanan) bersama Wakil Bupati Budi Utomo berpose usai perayaan HUT-nya yang ke-37.
Bupati Agung Ilmu Mangkunegara (kanan) bersama Wakil Bupati Budi Utomo berpose usai perayaan HUT-nya yang ke-37.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, berjanji akan menghilangkan budaya setoran  atau fee dalam seluruh proyek pembangunan di masa kepemimpinannya.

Persoalan fee proyek inilah yang diyakini membuat kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara berakhir tragis. Bupati muda itu kini harus menjalani proses hukum setelah terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi bersama sejumlah orang kepercayaannya pada Minggu malam (6/10/2019).

“Kami siap melakukan itu (menghilangkan fee proyek),” terang dia, Selasa (15/10/2019).

‎Pasangan Agung Ilmu Mangkunegara dalam Pemilukada tahun 2018 silam itu mengatakan, pihak KPK telah mewanti – wanti seluruh daerah termasuk Lampung Utara untuk tidak tergiur dengan fee proyek. Arahan ini disampaikan saat KPK menggeledah ruang kantor Bupati Agung Ilmu Mangkunegara.

“(Penyetopan budaya fee proyek itu) sesuai arahan KPK‎,” tegasnya.

Minggu (6/10/2019), KPK menangkap tangan Bupati AIM, orang kepercayaannya, RSY dan Kepala Dinas Perdagangan WHN, ‎serta mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, SYH. Kala itu, AIM diduga telah menerima suap atau mengambil fee proyek dari sejumlah proyek di Dinas PUPR dan Perdagangan.

Barang bukti uang yang disita mencapai Rp728 juta. Rinciannya, Rp200 juta dari rumah jabatan, Rp38 juta dari rumah SYH, Rp440 juta dari rumah RSY, dan Rp50 juta dari kediaman FRA. Hasil pengembangan ternyata sebelumnya AIM telah menerima fee proyek ‎sekitar Rp650 juta.

Loading...