Plt Dirut PD Pasar Tapis Berseri Bantah Melakukan Pungli

Plt Dirut PD Pasar Tapis Berseri Edy Gulvary. Foto: Teraslampung/Dandy Ibrahim
Plt Dirut PD Pasar Tapis Berseri Edy Gulvary. Foto: Teraslampung/Dandy Ibrahim
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Tapis Berseri Kota Bandarlampung, Edy Gulvari,  membantah tuduhan melakukan pungutan liar. Ia juga membantah bersikap otoriter terhadap bawahannya.

“Pungli salar atau retribusi yang disebutkan oleh LSM itu salah. Ini saya jelaskan alurnya ya. Salar itu setelah dipungut oleh petugas kami di enam pasar, kemudian uang tersebut disetor ke Kepala Unit. Kepala Unit membawa uang itu ke bendahara PD Pasar. Bendahara PD Pasar kemudian menyetorkan dana itu ke Bank Waway,” jelas Edy Gulvari yang didampingi Kabid Keuangan Yulianita Sari di Kantor PD Pasar Tapis Berseri, Sabtu 12 Maret 2022.

“Jadi saya tidak melihat uang tersebut. Saya hanya menerima laporan dari staf saya setiap hari. Dimana punglinya,” tambahnya.

Untuk MCK, Edy menjelaskan proses tidak jauh berbeda setoran dananya dengan retibusi/salar pasar bedanya dengan petugasnya dilakukan kontrak kerja.

“Pihak ketiga yang mengelola MCK itu menyetorkan uangnya ke kepala unit. Kepala unit menyetorkan uang tersebut ke bendahara PD pasar. Sama aja saya hanya melihat laporannya saja,” katanya.

Sedangkan untuk kepemimpinan yang otoriter, hal itu dibantah oleh Yulianita Sari yang sudah hampir enam tahun bekerja di PD Pasar Tapis berseri itu.

“Saya kenal Pak Edy Gulvary ini mulai PD Pasar ini dibentuk. Dia tidak otoriter tapi dia bekerja sesuai dengan apa yang menjadi kewenangannya, kalau ada bawahannya salah ya pasti ditegur donk,” jelasnya.

Plt Direktur PD Pasar Tapis Berseri Edy Gulvary menanggapi tuduhan itu selanjutnya akan mengambil langkah hukum karena dia merasa nama baiknya dicemarkan.

“Kalau tuduhan mereka tidak terbukti kami akan tindaklanjuti melaporkan ke pihak berwajib karena itu tuduhan yang tidak mendasar dan mencemarkan nama baik saya. Saya juga tahu siapa dalangnya,” tegas mantan Camat Tanjung Senang itu.

Untuk diketahui, sebelumnya Front Aksi Anti Gratifikasi (FAGAS) Lampung minta Pemerintah Kota Bandarlampung beserta Aparat Penegak Hukum (APH) segera lakukan penelusuran dan mengevaluasi kinerja jajaran PD Pasar Tapis Berseri yang diduga kuat telah terjadi praktik pungutan liar dan memimpin dengan cara tangan besi.

Dandy Ibrahim