Plt Kepala BPKAD Bantah Utang Pemkot Bandarlampung Rp650 Miliar Lebih

Plt Kepala BPKD Bandarlampung M. Ramdhan menjelaskan soal utang Pemkot Bandarlampung, Rabu (22/6/2022).
Plt Kepala BPKD Bandarlampung M. Ramdhan menjelaskan soal utang Pemkot Bandarlampung, Rabu (22/6/2022).
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung, M. Ramdhan, membantah Pemkot Bandarlampung memiliki utang sebesar Rp650 miliar lebih.

“Kabar yang beredar atau informasi itu tidak tepat atau tidak relevan, karena mungkin itu kondisi pada saat akhir tahun 2021. Mungkin informasinya didapat dari hasil audit BPK,” jelasnya kepada awak media Rabu sore 22 Juni 2022.

Menurut Ramdhan, kondisi keuangan Pemkot Bandarlampung saat ini sudah jauh lebih baik. Bahkan dia memprediksi tidak sampai akhir tahun kewajiban sebagian hutang Pemkot bisa diselesaikan.

“Melihat trend pendapatan kita (Pemkot) jauh lebih baik dari tahun kemaren. Saat pandemi pemasukan kita Rp400 – Rp500 juta/hari sekarang bisa Rp1 milyar bahkan lebih setiap harinya,” jelasnya.

Soal jumlah pasti uutang Pemkot saat ini,  Ramdhan mengatakan tidak sampai Rp250 miliar.

“Kondisi saat ini hutang belanja kita tidak sampai Rp250 miliar. Dana itu dipakai untuk membangun infrastruktur. Kemarin, saat sedang membangun infrastruktur ternyata ada pandemi Covid-19. Selain itu ada a refocusing dana APBD. PAD juga turun. Akhirnya banyak yang ditunda pembayarannya,” katanya.

Ramdhan optimistis beberapa tahun ke depan kondisi keuangan Pemkot Bandarlampung akan membaik bahkan dia yakin hutang yang tidak sampai Rp250 miliar itu bisa selesai di tahun 2022 ini.

“Teman-teman bisa tanyakan ke rekanan-rekanan Pemkot utamanya yang besar-besar hutangnya semakin berkurang dan hampir selesai. Prediksi saya sampai akhir tahun 2022 mestinya kewajiban kami sudah selesai. Mungkin di tahun 2023 kami malah tidak punya utang di PT SMI lagi. Saat ini Pemkot masih punya utang ke SMI. Saya optimistis kondisi keuangan kita pada 2023 – 2024 akan jauh lebih baik,” kata Ramdhan.

Dandy Ibrahim