Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung PNS Pemkot Bandarlampung tak Perlu Jauh-jauh untuk Berobat

PNS Pemkot Bandarlampung tak Perlu Jauh-jauh untuk Berobat

150
BERBAGI
Pos Pelayanan Kesehatan Kota Bandarlmpung di kompleks perkantoran Pemkot Bandarlampung, Jl Dr. Susilo Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG–Tati (45) , salah seorang  PNS di Humas Pemda Kota Bandarlampung mengeluhkan kondisi kesehatannya. Badannya agak meriang, hidung tersumbat, dan panas dingin. Ia kemudian mendatangi Pos Kesehatan Korpri Kota Bandarlampung yang terletak di samping Kantor Humas Kota Bandarlampung untuk berobat.

Bagi Tati dan PNS di lingkungan Pemda Kota Bandarlampung, tidak perlu jauh-jauh untuk berobat. Sebab, di lingkungan kerjanya sudah ada pos kesehatan. Pos kesehatan yang berdiri dua tahun lalu itu, berada diruangan ber-AC sehingga jika ada pasien yang berobat harus langsung ditutup pintunya.

Ruangan tersebut disekat dia dengan hordeng. Ruang pertama untuk laktasi atau tempat ibu menyusui dan ruang sebelahnya adalah ruang periksa dokter  dan lemari obat-obatan.Selain itu, ada juga timbangan berat badan dan beeberapa kursi sebagai ruang tunggu pasien.

Menurit Ardila Yanti, salah seorang perawat yang bertugas mengatakan pos kesehatan Korpri Kota Bandarlampung ,  berdiri sejak tahun 2013. Dengan dana yang diperoleh dari Korpri Kota Bandarlampung dan di bawah pengawasan dinas kesehatan untuk dokter yang bertugas di pos kesehatan tersebut. Dokter yang bertugas jaga berasal dari dokter Puskesmas Kota Bandarlampung.

Seorang perawat sedang melayani pegawai Pemkot Bandarlampung, Senin (10/8/2015).

“Dokter jaganya bergantian tugasnya, berasal dari Puskesmas .Pasiennya juga berasal dari  seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Kota Bandarlampung. Biasanya hari Senin pasien  ramai. Dalam sehari dokter kami bisa  melayani 30 pasien dengan keluhan paling banyak sakit ringan seperti batuk  pilek, panas dingin, dan sakit gigi,” katanya.

Ardila mengatakan pos kesehatan buka praktik pada  Senin hingga Jumat, pukul  08.00 sampai Pukul 15.00 WIB.

Penyakit yang ditangani pun hanya yang ringan saja, seperti sakit batuk pilek, panas dingin, sakit kepala, alergi, dan sakit gigi. Jika sudah parah akan dirujuk ke Rumah Sakit pemerintah dan swasta.

Mas Alina Arifin.                                                                                                                              

Loading...