Beranda Hukum Narkoba Polda – BNN Lampung Musnahkan 128.200 Butir Ekstasi, 137,8 Kg Sabu, dan...

Polda – BNN Lampung Musnahkan 128.200 Butir Ekstasi, 137,8 Kg Sabu, dan 2.500 Butir Ermin

225
BERBAGI
Pemusnahan barang bukti narkoba oleh Kapolda Lampung, Kepala BNN Lampung, Gubernur Lampung, dan Danrem Garuda Hitam, Rabu, 18 Desember 2019.
Pemusnahan barang bukti narkoba oleh Kapolda Lampung, Kepala BNN Lampung, Gubernur Lampung, dan Danrem Garuda Hitam, Rabu, 18 Desember 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Polda Lampung dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung memusnahkan barang bukti penyelundupan dan bisnis narkotika yang disita dalam sepanjang tahun 2019, di Lapangan Korpri Pemprov Lampung, Rabu, 18 Desember 2019.

Barang bukti yang dimusnahkan kali ini jumlahnya lumayan banyak. narkotiba jenis pil ekstasi 128.200 butir, 137,8 kg sabu-sabu, ermin sebanyak 2.500 butir, 125 kg ganja, dan 1, 3 kg opium.

Selain Kapolda Lampung Irjen Pol Puwadi Ariyanto, pemusnahan juga dilakukan oleh Kepala BNN Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Danrem Garuda Hitam Kolonel Inf Taufiq Hanafi.

Dalam sambutan Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Ariyanto menyampaikan, poeredaran narkoba yang dilakukan oleh para pelaku sudah semakin bervariasi modus yang digunakan.

“Namun demikian, para petugas sudah labih maju selangkah dan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, kemajuan tehnologi turut membantu saat mengungkap para pelaku peredaran narkotika,” katanya.

Kapolda menegaskan, narkoba adalah tantangan kita bersama, bukan hanya polisi saja tetapi tantangan seluruh elemen masyarakat.

“Diperlukan kerjasama yang berkesinambungan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika ini. Sebab tanpa adanya kerjasama diantara pihak, tidak akan berhasil semua yang dilakukan. Apalagi Lampung merupakan wilayah perlintasan, perlu pengawasan yang lebih ekstra bahkan istilahnya pengawasan 24 jam terus-menerus,” kata Kapolda.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan pengedaran narkotika menjadi masalah besar bagi seluruh komponen bangsa.

“Narkoba tidak hanya mengancam Lampung, tetapi seluruh dunia karena bisa digunakan sebagai senjata bagi pelaksanaan perang kota untuk menghancurkan bangsa,” kata Arinal.

Terkait hak itu, kata Arinal, Pemprov Lampung bekerja sama dengan pemkab dan pemkot di Lampung tuk membentuk tim untuk memberantas peredaran narkoba dan bekerja sama dengan pihak BNN dan Polda Lampun.

“Perang  terhadap peredaran narkoba tidak bisa dilakukan setengah-setengah,” katanya.

 

Loading...