Beranda Headline Polda Lampung Gerebek Rumah Terduga Bandar dan Pengedar Narkoba di Desa Kejadian

Polda Lampung Gerebek Rumah Terduga Bandar dan Pengedar Narkoba di Desa Kejadian

1642
BERBAGI
Petugas gabungan Polda Lampung saat melakukan penggrebekan di Desa Kejadian, Pesawaran Rabu (21/12/2016) pagi,

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Puluhan petugas gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung bersama Jatanras Ditreskrimumdan Sabhara Polda Lampung, menggrebek rumah terduga bandar dan pengedar narkoba di Desa Kejadian, Tegineneng, Pesawaran, Rabu (21/12/2016) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Pantauan teraslampung.com di lokasi, tampak terlihat penggerebekan tersebut dipimpin oleh Wadir Reserse Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardiyanto bersama para Kasubdit I, II dan III Narkoba.

Petugas gabungan senjata lengkap langsung merangsek masuk ke rumah-rumah milik terduga bandar dan pengedar narkoba yang hanya berjarak beberapa meter saja dari Kantor Desa Kejadian, Tegineneng, Pesawaran.

Saat petugas membawa salah satu terduga bandar narkoba yang saat itu sedang tertidur di rumahnya, sempat terjadi perlawanan dari istri pelaku yang mencoba menghalangi petugas saat akan membawa suaminya. Namun petugas tetap membawa pelaku ke dalam mobil, lalu istri pelaku berlari sambil menggendong bayinnya menghampiri mobil petugas sembari teriak-teriak dan menangis tidak terima kalau suaminya dibawa polisi.

Wanita tersebut, menggedor-gedor mobil polisi dengan teriak.

“Jangan bawa suami saya pak! Saya ikut kalau suami saya dibawa!”teriaknya.

Beberapa petugas mencoba menenangkan wanita tersebut, dan memberikan penjelasan kalau suaminya terlibat dalam peredaran narkoba. Namun wanita tersebut, tetap saja meronta dan teriak-teriak memaksa agar suaminya tidak dibawa dengan polisi.

“Bukan suami saya saja pak yang maen narkoba! Kenapa cuma suami saya saja yang ditangkap? Yang laennya juga banyak di sini (Desa Kejadian) maen narkoba. Pokoknya saya gak terima saya mau ikut,”teriaknya lagi.

Suasana kampung sebelumnya terlihat sepi karena warga sedang lelap tertidur, tiba-tiba ramai karena adanya penggerebekan itu. satu per satu warga keluar dari dalam rumah mereka masing-masing karena mendengar teriakan. Warga tidak mengetahui, kampung mereka dan beberapa orang tetangga dari mereka ditangkap oleh polisi.

Dari empat rumah terduga bandar narkoba yang digerebek, petugas gabungan menangkap tiga orang pelaku. Sedangkan salah satu pelaku terduga bandar narkoba lainnya, berhasil kabur melarikan diri. Penggerebekan tersebut hanya berlangsung selama satu jam, selanjutnya pelaku yang ditangkap bersama barang bukti dibawa petugas.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas dari ke tiga pelaku yang ditangkap petugas Ditres Narkoba Polda Lampung tersebut, berikut dengan barang bukti narkoba atau lainnya yang disita. Namun hanya tampak terlihat, satu unit sepeda motor jenis matik yang dibawa petugas di dalam mobil Sabhara.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, saat akan diwawancarai dilokasi penggrebekan mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mencari jaringan bandar maupun pengedar pelaku lainnya.

“Jangan sekarang ya, karena masih dikembangkan lagi kasusnya. Nanti akan diberikan informasinya, siapa saja pelaku yang ditangkap tadi dan berapa barang buktinya,”singkat mantan Kapolres Banjarnegara, Jawa Tengah.