Polda Lampung Hentikan Proses Hukum Oknum Guru SDN 4 Sawah Lama

  • Bagikan
Direktur Kriminal Umum Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Zarialdi memberikan keterangan kepada para wartawan usai pemeriksaan dua anggota DPRD Lampung, Rabu (21/9/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kasus dugaan kekerasan fisik yang dilakukan oknum guru SDN 4 Sawahlama Tanjungkarang Timur, Rumpidah Saragih terhadap beberapa muridnya yang dilaporkan ke Polda Lampung beberapa waktu lalu berujung damai. Polda Lampung tidak meneruskan proses hukum kasus tersebut, pihak orangtua siswa telah menyerahkan kasus tersebut ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandarlampung.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Zarialdi, menuturkan dugaan pemukulan terhadap siswa SDN 4 Sawahlama yang telah dilaporkan orang tua dan siswa ke Polda Lampung beberapa waktu lalu, proses hukum kasus tersebut telah dihentikan. Pihaknya telah memfasilitasi, untuk dilakukan perdamaian pada, Senin (7/11/2016) kemarin.

“Mediasi sudah dilakukan, pada saat musyawarah dihadiri oleh orang tua siswa (korban), pihak Sekolah SDN 4, Dinas Pendidikan Kota, KPAI dan tim Polda Lampung. Hasilnya, disepakati bersama damai,”kata Zarialdi, Selasa (8/11/2016).

Selanjutnya, kata Zarialdi, pihak keluarga siswa korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum guru SDN 4 Sawahlama Rumpidah Saragih, menyerahkan sepenuhnya penindakan terhadap oknum guru tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung.

“Untuk mengenai sanksinya seperti apa, itu nanti dari Dinas Pendidikan yang akan melakukannya,”ujarnya.

Menurutnya, Dinas Pendidikan akan menurunkan tim, lalu melaporkan hasilnya langsung ke Wali Kota Bandaralampung dan yang akan mengambil tindakan nanti Wali Kota.

  • Bagikan