Beranda Medsos Polda Lampung Imbau Netizen tidak Sebarkan Kebencian dan Ancaman Berbau SARA

Polda Lampung Imbau Netizen tidak Sebarkan Kebencian dan Ancaman Berbau SARA

165
BERBAGI
Direktur Reserse Kriminal Khusud Polda Lampung, Kombes Pol Rudy Setiawan didampingi Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih memberikan keterangan tentang penangkapan tersangka Ali Amid Said (35), Kamis (1/6/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengimbau warga Lampung yang aktif di dunia maya melalui internet (netizen) untuk tidak menggunakan media sosial sebagai sarana menyebarluaskan kebencian dan ancaman berbau  suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Diharapkan, netizen dapat menggunakan media sosial dengan bijak.

Kepala bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih meminta agar para pengguna internet (warganet), tidak melakukan penyebaran ujaran kebencian ataupun ancaman melalui akun media sosial, seperti Facebook, Twitteer, Instagram, Path, Line, WhatsApp dan lainnya.

“Harapan kami, masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Janganlah menyebar kebencian, ancaman apalagi sampai berbau suku, agama dan ras (SARA) melalui media sosial,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih, Kamis (1/6/2017).

Ditegaskannya, aparat kepolsian akan bersikap tegas terhadap masyarakat yang menggunakan internet untuk menyebarkan kebencian, menghina dan mengancam apalagi sampai berbau SARA.

Tim Cyber Crime Polda Lampung, kata Sulistyaningsih, bisa melacak dan mendeteksi pengguana akun media sosial, yang dipakai warganet untuk menyebarkan kebencian ataupun ancaman kepada orang lain atau para netizen. Oleh karena itu, janganlah main-main dengan media sosial, dengan menyebarkan kebencian ataupun ancaman.

“Kami ingatkan kembali, agar dunia maya bermedia sosial dengan bijak jangan melakukan kesalahan yang melanggar hukum,”jelasnya.

Imbauan itu disampaikan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, Kamis (31/5/2017) setelah  petugas tim Cyber Crime Polda Lampung, menangkap Ali Amin Said (35), tersangka yang melakukan penghinaan dan ancaman kepada Jenderal Polisi Tito Karnavian melalui laman facebooknya.

Polisi menangkap tersangka di rumahnya, yakni di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Rabu (31/5/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita satu unit laptop, dua unit ponsel pintar (gawai) dan empat buah buku tabungan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Rudy Setiawan mengatakan, tersangka Ali melakukan penghinaan disertai dengan ancaman kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melalui akun facebooknya. Tersangka tidak terima atas tindakan kepolisian, yang mengusut kasus Habib Rizieq Shihab terkait chat mesum dengan Firza Husen.

Loading...