Polda Lampung Kerahkan 4.809 Personel untuk Amankan Natal dan Tahun Baru

  • Bagikan
Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat pemasangan pita kepada perwakilan personel pengamanan Natal 2016 dan tahun baru 2017.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Polda Lampung menggelar pasukan Operasi Lilin Krakatau 2016 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, dengan mengerahkan 4.809 personel. Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno memimpin langsung upacara gelar pasukan tersebut di Lapangan Korpri, Bandarlampung, Kamis (22/12/2016).

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno mengatakan, pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru ini, dilakukan secara serentak seluruh Indonesia. Polda Lampung menerjunkan 4.809 personel gabungan, para personel tersebut melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup.

“Ada personel yang on call, jadi mereka siap diterjunkan apabila ada terjadi peristiwa besar,”ujarnya, Kamis (22/12/2016).

Dikatakannya, Operasi Lilin Krakatau tersebut, akan digelar selama 10 hari kedepan (23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017). Sasaran utama pengamanan adalah, tempat ibadah (gereja), tempat wisata, Bandara, Terminal, Stasiun dan tempat keramaiann lainnya.

Sudjarno berharap, sinergitas TNI dan Polri bersama elemen masyarakat membuat pelaksanaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru akan berlangsung lancar, aman dan damai tanpa ada gangguan berarti.

“Kami bersama-sama melakukan pengamanan dengan TNI dan elemen masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas selama perayaan Natal dan Tahun Baru,”ungkapnya.

Hadir dalam apel gelar pasukan tersebut, Danrem 043 Gatam, Kolonel Kav Supriyatna; Danbrigif 3 Marinir, Kolonel Mar Hermanto; Danlanal, Kolonel Laut (P) Kelik Haryadi; Dansat Brimobda Lampung, Kombes Pol Imam Santoso; Kajati Lampung, Syafrudin dan Fokopimda Provinsi Lampung.

Gelar pasukan diikuti jajaran Polda Lampung, TNI AD, TNI AL, TNI AU, POM AD, POM AL, POM AU, Basarnas, Satpol PP, Dinkes, Dishub, Orari, Jasaraharja dan instansi terkait lainnya serta para organisasi masyarakat (Ormas).

Operasi Lilin Krakatau 2016 ini, Polda Lampung menggunakan anggaran Rp 183 juta untuk membiayai operasional seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Seiring meningkatnya kegiatan terorisme di beberapa wilayah, Polda Lampung terus meningkatkan kewaspadaan, terutama di Mako Polda Lampung, Polres dan Polsek.

Penjagaan di kantor-kantor polisi akan lebih diperketat lagi, di Mapolda Lampung sendiri saat ini kendaraan bemotor sudah tidak diperbolehkan masuk lagi ke dalam kantor kecuali pejabat kepolisian saja.

Di depan pintu masuk Mapolda Lampung, saat ini dijaga oleh dua personel Brimob bersenjata laras panjang. Petugas yang melakukan penjagaan, akan memeriksa setiap pengunjung yang akan masuk ke dalam Mapolda Lampung. Setiap pengunjung, akan diperiksa dengan dimintai keterangan dan kartu identitas diri (KTP).

Selain itu juga, petugas juga akan meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan napi terorisme. Mantan napi terorisme dan mantan kombatan, berkoordinasi dengan Densus 88 Anti Teror.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page