Beranda Hukum Polda Lampung Masih Kaji Laporan FPK NU Lampung tentang Bupati Lampung Selatan

Polda Lampung Masih Kaji Laporan FPK NU Lampung tentang Bupati Lampung Selatan

376
BERBAGI
Kapolda Lampung Irjen Suroso Hadi Siswoyo
Kapolda Lampung Irjen Suroso Hadi Siswoyo

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo mengatakan, laporan dari Forum Penegak Kehormatan Nahdlatul Ulama (FPK NU) Lampung terhadap Bupati lampung Selatan, Zainudin Hasan sudah diterima dengan sebaik-baiknya dan selanjutnya akan didalami oleh petugas.

“Laporannnya sudah diterima, tapi akan didalami oleh petugas terlebih dulu. Saya juga meminta agar warga NU dapat menahan diri, tidak melanggar ketertiban umum dan melakukan perbuatan keranah pidana,”ujarnya kepada awak media saat di Mapolda Lampung, Selasa (24/10/2017) sore.

Menurutnya, permasalahan tersebut tidaklah harus dibesar-besarkan ataupun yang lainnya, dan harus disikapi dengan pendewasaan. Karena tidak semua permasalahan, harus dibawa ke ranah hukum kalau bisa diselesaikan dengan baik-baik. Selain itu juga, sebagai insan yang beragama dan berahlak harus bisa mencontohkan hal baik kepada sesama umat.

Dalam kasus tersebut, Jenderal bintang dua ini akan berupaya mengedepankan mediasi terhadap keduanya. Sementara petugas akan mendalami keterangan dari sejumlah saksi pelapor, meski tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memfasilitasi pertemuan tersebut antara para tokoh NU dan warga Nahdliyin dengan Bupati lampung Selatan, Zainudin Hasan.

“Apabila nantinya terlapor memang melakukan kesalahan, sebaiknya segera meminta maaf. Sebaliknya jika pihak yang dinilai telah dihina, harus bisa memaafkan dan menerima dengan lapang dada,”jelasnya.

Diketahui, pidato Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan saat peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Cipta Karya, Lampung Selatan, pada Minggu (22/10/2017) lalu menuai polemik dan berbuntut panjang. Pasalnya, warga Nahdliyin menilai, bahwa pidato tersebut telah menghina Ketum PBNU, KH Said Aqil Siradj. Mereka menuntut, agar Zainudin Hasan untuk segera meminta maaf secara terbuka.

Dalam pidatonya tersebut, Zainudin Hasan menyebutkan Ketua Umum (Ketum) PBNU, KH Said Aqil Siradj mencaci maki pendiri NU karena memakai sorban dan jenggot. Tidak hanya itu saja, bahkan Zainudin Hasan memprovokasi massa untuk mengganti KH Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum (Ketum) PBNU.

Atas pidato tersebut, warga Nahdliyin yang diwakili oleh Ketua Forum Penegak Kehormatan Nahdlatul Ulama (FPK NU) Lampung, melaporkan Bupati lampung Selatan, Zainudin Hasan terkait atas dugaan penghasutan, perbuatan yang bersifat permusuhan, penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis ke Mapolda Lampung, Selasa (24/10/2017) siang.

Pelaporan tersebut, tertuang dalam Laporan Poli nomor: LP/B-1208/X/2017/LPG, SPKT, Polda Lampung tertanggal 24 Oktober 2017.

Loading...