Beranda Hukum Narkoba Polda Lampung Pecat 17 Polisi Terlibat Kasus Narkoba

Polda Lampung Pecat 17 Polisi Terlibat Kasus Narkoba

2254
BERBAGI
Kapolda Lampung, Brgjen pol Heru Winarko dan Wakapolda Lampung, Kombes Winarno dalam penandatanganan Pakta Integritas melawan Narkoba di Halaman Mapolda lampung, Senin (15/12) dalam acara tersebut dihadiri juga oleh para pejabat utama Polda Lampung dan Kapolres se-Lampung. Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Banyaknya polisi di jajaran Polda Lampung membuat Kapolda Lampung Brigjen (Pol) Heru Winarko menerapkan aturan sangat tegas. Polisi yang terbukti terlibat kasus narkoba langsung diberhentikan dengan tidak hormat.

“Hingga pertengahan Desember 2014, kami sudah memecat 17 polisi yang bertugas  di Lampung karena terlibat kasus narkotika. Ke-17 polisi tersebut merupakan sebagian dari 47 anggota Polda Lampung yang pernah diperiksa karena diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Lainnya, 30 polisi, masih menunggu hasil pemeriksaan tes urine. Kalau terbukt positifi, mereka juga diberhentikan dengan tidak hormat,” kata Kapolda Lampung, Brigjen Pol Heru Winarko saat penandatangan Fakta Integritas Anti Narkoba, Markas Polda Lampung, Senin (15/12).

“Kami bertindak tegas untuk menyelematkan korps Polri. Polisi yang terbukti terlibat kasus narkoba akan langsung kami pecat,” imbuh Heru.

Menurut Heru,  tindakan tegas itu t merupakan upaya untuk  mengatasi meningkatnya peredaran narkoba khususnya di wilayah hukum Polda Lampung.

Heru mengatakan, berdasarkan hasil survei nasional tingkat penyalahgunaan narkoba di Indonesia menunjukan angka sebesar 2,2 persen atau sekitar 4,2 juta orang. Di antaranya yang menjadi perhatian khusus, pengguna coba pakai dan pecandu sebanyak 22 persen atau sekitar 880 ribu orang penyalahgunaan narkoba adalah pelajar dan mahasiswa. .

Heru menegaskan, dalam memerangi narkoba pihaknya tidak pandang bulu. Jika ada anggota yang terbukti terlibat dengan penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar, mereka harus siap untuk di berhentikan dari tugas dan jabatannya.

“Ini berlaku terhadap seluruh anggota Polri maupun PNS Polri Kepolisian Daerah (Polda) Lampung. Melalui penandatangan Fakta Integritas Anti Narkoba ini, berarti kita sudah menabuh genderang perang dan tidak ada rehabilitasi atau  kebijakan terkait kejahatan penyalahgunaan narkoba,” kata Heru.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, mengataka, penandatanganan Pakta Integritas tersebut bermula dari adanya imbauan lisan Kapolda Lampung kepada seluruh pejabat utama Polda Lampung dalam acara apel gabungan beberapa waktu lalu. Kemudian ditindak lanjuti dengan adanya penandatanganan Pakta integritas. Penandatanganan tersebut, merupakan pernyataan perang terhadap narkoba.

“Untuk seluruh anggota polisi, khususnya di wilayah hukum Polda Lampung harus bersih dari narkoba dan berjanji tidak menggunakan narkoba. Apabila setelah dilakukannya penandatanganan Pakta Integritas tersebut, ada anggota yang kedapatan menggunakan narkoba, apalagi menegedarkan, maka tidak ada toleransi lagi. Yang bersangkutan secara langsung akan dilakukan penindakan dan dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” tandasnya.