Beranda Teras Berita Polda Lampung Siapkan Penembak Jitu untuk Amankan Pemudik

Polda Lampung Siapkan Penembak Jitu untuk Amankan Pemudik

163
BERBAGI

Zaenal Asikin, Rama Pandu/Teraslampung.com

Brigjen Polisi Heru Winarko

BANDARLAMPUNG – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Lampung  Brigjen Polisi Heru Winarko kembali menegaskan bahwa pihaknya siap mengamankan perjalanan para pemudik mulai Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan hingga wilayah perbatasan Bengkulu dan Sumatera Selatan.

Kapolda Heru Winarko mengimbau calon pemudik tujuan Pulau Sumatera tidak perlu khawatir untuk melanjutkan perjalan pada malam hari melalui wilayah Lampung karena pihaknya sudah menyiapkan banyak pos pengamanan dan para penembak jitu.

“Para penembak jitu ditempatkan di wilayah yang dikenal rawan tindak kriminal seperti di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera terutama di wilayah Desa Melinting dan Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur,” kata Brigjen Heru Winarko, Jumat (25/7).

Kapolda mengakui selama ini para pemudik Idul Fitri tujuan Lampung dan beberapa daerah di Pulau Sumatera berangkat siang hari karena menghindari kemalaman sesampai di Lampung. Akibatnya, selalu terjadi penumpukan penumpang di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Para pemudik dengan angkutan umum selama ini lebih memilih menginap di Pelabuhan Bakauheni karena takut keamanan di perjalanan tidak terjamin.

Menurut Heru, berbeda dengan masa mudik Idul Fitri tahun 2013 lalu yang tanpa adanya pengawalan bagi pemudik oleh polisi, Polda Lampung tahun ini memberikan jaminan keamanan kepada para pemudik Idul Fitri dengan melakukan pengawalan kendaraan angkutan umum. Selain itu, Polda Lampung dan Polres se-Lampung juga mendirikan pos pengamanan untuk membantu menciptakan rasa aman bagi para pemudik.

“Kami mengimbau kepada para pemudik agar tidak semuanya mudik pada siang hari agar tidak merepotkan petugas pelabuhan karena terjadi penumpukan penumpang,” kata Heru.

Heru mengakui selama ini  Jalan Lintas Timur (Jalintim) di wilayah Lampung ditakuti banyak pemudik karena rawan tindak kriminal. “Sekarang para pemudik tidak perlu takut. Kami menyiapkan satu peleton penembak jitu, 20 personel gegana, dan 10 ahli penjinak bom khusus untuk mengamankan Jalintim,” kata Heru. (Oyos HN)

Loading...