Beranda Teras Berita Polda Lampung Tangkap Lima Pembegal dan Pembunuh Warga Sungai Nibung Tulangbawang

Polda Lampung Tangkap Lima Pembegal dan Pembunuh Warga Sungai Nibung Tulangbawang

508
BERBAGI
Zainal Asikin/eraslampung.com

Para tersangka pelaku pembegalan dan pembunuhan terhadap korban M Ali Juhri saat di Mapolda Lampung, Senin (16/11)

BANDARLAMPUNG-Lima tersangka pembegal dan pembunuhMuhamad Ali Juhri (55)m warga Dusun 12 Kp. Sungai Nibung,
Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang, diringkus Tekab 308 Polres Tulang
Bawang dan Polda Lampung pada 6 November dan 13 November 2015. 
Mereka ditangkap di dua tempat berbeda. Supriyadi (30), Agus Tri Susanto (22), dan Fitri  (20) —
ketiganya warga Dusun III, Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas,
Tulangbawang — ditangkap di Perumahan Karyawan Divisi 5 Nusa Perkasa Estate PT
BNS, Desa Rotan Semelur, Pelanggiran, Indragiri, Riau, Jumat malam (6/11).
Kapolda Lampung Brigjen Pol Edwar Syah Pernong mengatakan dua
tersangka lain , yakni Mustofa dan Titin ditangkap petugas di rumahnya
masing-masing di  Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang, 7 November 2015. (Baca: Pembunuhan M. Juhri Diduga Dilatarbelangi Dendam dan Cinta Segitiga).
“Fitria  berperan sebagai penadah. Saat dilakukan penangkapan,
 Supriyadi, Agus dan Mustofa melakukan perlawanan aktif. Petugas terpaksa
melumpuhkan ketiganya dengan peluru panas di kakinya,” kata Kapolda dalam
ekspos kasus, Senin (16/11).
Jenderal Bintang Satu ini mengutarakan, dari kelima tersangka yang
ditangkap, ada pelaku yang merupakan pasangan suami istri yakni Supriyadi dan
Fitria. 
“Kedua pelaku ini, adalah sebagai otak pelaku pembegalan dan
pembunuhan terhadap korban. Selain itu juga, aksi tersebut sudah direncanakan
terlebih dulu oleh keempat tersangka. Setelah korban dibunuh, para pelaku juga
membakar tubuh korban di daerah perladangan itu,” kata Kapolda. 
Menurut Kapolda, jasad korban ditemukan, pada Senin (12/10/2015)
pagi lalu sekitar
pukul 08.00 WIB kondisinya sudah hangus terbakar dan berada di
tempat sampah. Selain itu juga, ada beberapa luka tusukan seperti di bagian
Kepala, Badan dan tangannya,”terangnya.
Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Zarialdi
mengatakan, kasus pembegalan dan pembunuhan korban Muhamad Ali Juhri tersebut
terungkap, ketika petugas menangkap tersangka penadah barang hasil curian. Dari
hasil penyelidikan, petugas mendapatkan informasi bahwa telepon genggam milik korban berada di tangan tersangka
Titin.
“Petugas menangkap Titin dirumahnya, pada hari Minggu
(25/10/2015) lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Hasil keterangan Titin, mengaku
membeli hanphone dari kakak iparnya Supriyadi sebesar Rp 200 ribu. Supriyadi bersama kakaknya Titin, pergi merantau ke Pekanbaru,
Riau,”kata  Zarialdi.
Mendapat informasi itu, lanjut Zarialdi, petugas memburu dan
menangkap para tersangka. Ketiga tersangka, Supri, Fitria dan Agus ditangkap
di sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Pekanbaru, Riau, pada Jumat (6/11/2015) sekitar pukul 23.00 WIB.
Ketiganya mengakui, telah membunuh lalu membakar tubuh korban M
Ali Juhri di peladangan Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Minggu (11/10/2015) lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka juga mengambil barang-barang milik korban, seperti uang, handphone dan sepeda motor milik korban.
“Dari keterangan ketiga tersangka, ada pelaku lain yang ikut
terlibat dalam pembunuhan yakni Mustofa. Petugas kemudian menangkap Mustofa
di rumahnya di Kp Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas Tulang
Bawang, pada Sabtu (7/11/2015) lalu sekitar pukul 23.00
WIB,”terangnya.
Dari penangkapan para tersangka, disita barang bukti, sebilah
pisau yang dipakai tersangka untuk menghabisi nyawa korban dan dua
sepeda motor Honda Beat Pop warna putih dan Honda Revo warna hitam.
Kendaraan tersebut yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban.
“Barang bukti lainnya yang disita, satu buah hanphone, satu
buah masker, kopiah motif batik, satu pasang sandal jepit, satu buah
anak kunci dan uang tunai Rp 800 ribu. Untuk sepeda motor milik korban, sedang dilakukan pencarian,”ungkapnya.