Beranda Hukum Korupsi Polda Lampung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan RSUD Pesawaran

Polda Lampung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan RSUD Pesawaran

1249
BERBAGI
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan perkembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Pesawaran, Rabu (15/1/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung rawat inap lantai dua dan tiga RSUD Kabupaten Pesawaran, Rabu, 15 Januari 2020. Dari nilai proyek sebesar Rp33, 8 miliar, ada Polda Lampung menduga ada penyimpangan dana  sebesar Rp4,896 miliar.

“Kami menetapkan tiga tersangka berinisial Rip bin Baz, Tu bin Nh dan J bin Sw,” kata kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, dalam konferensi pers di Polda Lampung,  Rabu (15/1/2020) .

Kombes Zahwani mengatakan, dugaan tindak pidana korupsi tersebut yakni penggunaan barang sudah mengarahkan kegiatan pengadaan (jasa konsultasi perencanaan / pengawasan), sampai dengan pembangunan gedung rawat inap lantai dua dan tiga RSUD kepada rekanan tertentu.

“Moduenya, mengondisikan kegiatan lelang. Pembangunan gedung tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (RAB) yang ada pada kontrak pekerjaan,” katanya.

Indikasi penyimpangan atau kerugian negara sebesar Rp4,8 miliar itu berdasarkan pada laporan hasil pemeriksaan (LHP) investigasi BPK RI.

Dugaan tindakan korupsi proyek tersebut terjadi pada tahap perencanaan dan pengawasan.

Menurut Kombes Zahwani, polisi menyita barang bukti berupa  uang tunai sebesar Rp590 juta, 4 unit telepon seluler, dan sejumlah dokumen lelang tahun 2014.

“Berkas perkara ketiga tersangka telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut Umum Pidsus Kejati Lampung. Dan pada hari ini akan dilakukan pelimpahan berkas tahap kedua,” katanya.

Tiga tersangka dijerat dengan  Pasal 2 atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1KUH Pidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Zainal Asikin

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaSoal Dokter RSU Ryacudu Mogok, Ketua IDI Sudah Sampaikan Teguran
Artikel berikutnyaKagama Lampung Gelar Bedah Novel dan Jamming Harmonika
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya