Beranda Hukum Polda Lampung-TNI Samakan Persepsi Pemberantasan Peredaran Narkoba dan Wujudkan Satgas RKT

Polda Lampung-TNI Samakan Persepsi Pemberantasan Peredaran Narkoba dan Wujudkan Satgas RKT

33
BERBAGI

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Polda Lampung menggelar acara halal bihalal TNI, Polri, dan pejabat pemangku kepentingn sistem peradilan pidana, di Graha Wiyono Siregar (GWS) Markas Polda Lampung, Selasa (2/8/2016) siang.

Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk  membahas dan menyatukan persepsi tentang pemberantasan narkoba dan terwujudnya gagasan Satgas Radikalisme, Komunisme, dan Terorisme (RKT) di Provinsi Lampung.

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Ike Edwin, mengatakan acara halal bihalal diadakan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan TNI. Acara silaturahmi ini juga, bertujuan untuk menyatukan presepsi tentang upaya memerangi narkoba dan menyampaikan gagasan mengantisipasi berkembangnya paham radikalisme di Lampung.

“Polda akan segera meluncurkan pembentukan Satgas Radikalisme, Komonisme dan Terorisme (RKT) di Lampung. Pembentukan Satgas RKT ini, rencananya akan diresmikan oleh Kapolri, Jendral Tito Karnavian,”kata Ike, Selasa (2/8/2016).

Pembentukan Satgas RKT ini, kata Dang Ike sapaan akrabnya Kapolda Lampung ini, merupakan upaya Polda Lampung sebagai antisipasi dalam bentuk nyata mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak dan masyarakat.

“Semua pihak dan masyarakat, pasti menginginkan keamanan dan kedamaian. Untuk itu, kami akan berupaya melakukan yang terbaik. Hali ini bisa terwujud, jika didukung oleh pihak terkait dan masyarakat,”ujarnya.

Silaturahmi Polda Lampung dengan TNI.
Silaturahmi Polda Lampung dengan TNI.

Dikatakannya, tidak hanya dukungan pembentukan RKT tersebut, terwujud sesuai dengan tujuannya. Namun yang menjadi perhatian khusus, kata Kapolda, adalah upaya keras semua pihak dan masyarakat agar Lampung bisa keluar dari 10 besar se-Indonesia tentang kejahatan peredaran narkoba.

“Saya berharap dengan dukungan semua pihak dan masyarakat selama enam bulan ini, Lampung bisa keluar dari peringkat 10 menjadi 20 se-Indonesia. Harapannya, Lampung bisa terbebas dari kejahatan Narkoba,”ungkapnya.

Dalam kata sambuatan, semua pihak terkait dan perwakilan seluruh masyarakat mendukung gagasan Polda Lampung.

Menariknya, dalam ungkapan kata sambutan Kapolda Lampung, Danrem 043 Gatam dan Kajati Lampung, akan menindak tegas jika ada anggota yang terlibat dalam kejahatan peredaran narkoba.

“Semua pihak dan masyarakat, agar bisa membantu Polda Lampung mewujudkannya agar Lampung tetap aman dan kondusif,”ujar Danrem 043 Gatam, Kolonel Kav. Supriyatna.

Supriyatna mengutarakan, bahwa April 2016, Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo sudah menurunkan perintah, bahwa selama tiga bulan tenggat waktu yang diberikan untuk seluruh jajaran anggota TNI bersih-bersih dari narkoba.

Pada Agustus ini, kata Supriyatnya, merupakan batas akhir intruksi yang diberikan dari Panglima TNI terkait pemberantasan narkoba. Apabila ada anggota TNI ditangkap di luar karena narkoba, maka komandannya harus dicopot.

“Panglima juga minta, masyarakat jangan takut untuk melaporkan jika ada anggota TNI yang terlibat dengan peredaran narkoba,”terangnya.

Dalam acara Halal Bihalal TNI, Polri dan Criminal Justice, dihadiri. Danrem 043 Gatam, Danlanal, Danbrigif, Danlanud, Kajati Lampung, Kepala BNN Lampung, Ketua PN Tanjungkarang, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Bandar Lampung, Petugas Banpol PP, Tokoh Agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Pada acara halalbihalal bersama TNI, Polri, dan Criminal Justice Sistem (CJS) bertempat di Graha Wiyono Siregar Mapolda Lampung, Komandan Korem (Danrem) 043 Gatam, Kolonel Kav Supriyatna mendapat gelar Kehormatan menjadi kelurga besar Polda Lampung

Penganugerahan Gelar Kehormatan Warga Polda Lampung, dilakukan oleh Kepolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin. penganugerahan Gelar Kehormatan tersebut, diberikan juga kepada Danlanal, Danlanud Astra Kesetra Lampung dan Danbrigif 7 Marinir.