Beranda Hukum Narkoba Polda Lampung Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Tembakau Gorila

Polda Lampung Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Tembakau Gorila

491
BERBAGI
Tersangka Wisnu dan Riki, anggota jaringan pengedar narkoba jenis tembakau gorila, dibawa ke Polda Lampung, Senin (13/2/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, mengungkap peredaran narkoba jenis tembakau gorila. Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil meringkus dua tersangka jaringan peredaran tembakau gorila di tempat berbeda, pada Sabtu (11/2/2017) lalu sekitar pukul 06.00 WIB.

Kedua tersangka tersebut adalah, M Wisnu Apriansyah (19), mahasiswa, warga Jalan I Barat, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dan Agung Riki Rianto alias Pongki (29) warga Jalan Pulau Bacan, Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Sukabumi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Abrar Tuntalanai mengatakan, petugas menangkap kedua tersangka di tempat berbeda.

Pengungkapan peredaran narkoba tembakau gorila tersebut, berawal dari penangkapan tersangka Riki alias Pongki saat akan bertransaksi di Jalan Amir Hamzah, Kelurahan Gotong Royong, Tanjungkarang Pusat.

“Dari penangkapan Riki, petugas menyita 17 linting tembakau gorila siap edar. Riki mengaku, tembakau gorila itu, didapat dari salah seorang mahasiswa di Jakarta bernama Wisnu,”ujarnya, Senin (13/2/2017).

Dari keterangan Riki, kata Abrar, petugas langsung mengembangkan kasusnya dan menangkap tersangka Wisnu Apriansyah di rumahnya di Jalan I Barat, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Dari penangkapan Wisnu, petugas menyita satu bungkus plastik besar berisi tembakau gorila seberat 216 gram, 26 bungkus kecil warna putih berisi tembakau gorila, lima bungkus kecil tembau gorila warna kuning emas, satu buah timbangan digital, 400 lembar plastik pembungkus tembakau girola bergambar kelinci,

“Barang bukti lain yang disita, dua buku tabungan BCA, dua buah ATM BCA, satu unit telepon genggam Iphone, satu unit notebook merk Zyrek, satu unit kalkulator dan bukti pengiriman barang,”ungkapnya.