Beranda Teras Berita Polda Musnahkan 57 Senjata Api Ilegal dan Narkoba Senilai Rp 21,4 M

Polda Musnahkan 57 Senjata Api Ilegal dan Narkoba Senilai Rp 21,4 M

202
BERBAGI
Zaenal
Asikin/Teraslampung.com

BANDAR
LAMPUNG –
Polda Lampung memusnahkan 57 pucuk senjata api rakitan  laras panjang dan pendek serta narkoba
jenis sabu, ganja, dan ekstasi senilai Rp21,4 miliar di lapangan Korpri
Pemerintah Provinsi  Lampung, Senin (21/7). Turut juga dimuskankan: 132 butir amunisi
serta 4.826 botol minuman keras, dan 11.997 keping VCD bajakan.

Acara
pemusnahan barang bukti hasil kejahatan tersebut dipimpin langsung Kapolda
Lampung, Brigjen pol Heru Winarko, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, sejumlah
pejabat teras Polda Lampung, pimpinan TNI,dan sejumlah undangan.

Kapolda Lampung, Brigjen pol Heru Winarko mengatakan, semua barang bukti tersebut
merupakan hasil tangkapan tahun 2014 dalam rangka upacara gelar pasukan Operasi
Ketupat Krakatau 2014 Polda Lampung.

“Kalau senpi jumlahnya 57 pucuk yang terdiri dari senpi rakitan laras panjang
sebanyak 13 pucuk dan senpi rakita laras pendek sebanyak 44 pucuk. Sedangkan
narkoba yang berhasil disita, sambungnya, sebanyak 4,77 ton ganja, 5 kg
sabu dan 4.799 butir pil ekstasi. Memang secara aturannya dua minggu BB
narkoba harus dimusnakan, sedang senpi setelah kasusnya penyidikannya selesai
atau disidangkan sudah bisa dimusnakan,” kata Kapolda, Senin (21/7).


Kapolda menegaskan ia sudah mengeluarkan maklumat mengenai larangan membawa dan
memiliki senjata api serta membawa senjata tajam. Lampung, menurut
Kapolda, merupakan salah satu daerah di Pulau Sumatera yang paling banyak
beredar senjata api rakitan.

“Sanksinya sudah jelas akan kita tindak tegas sesuai prosedur berlaku,”
tegasnya.

Menurut Heru, barang bukti senjata api dimusnahkan dengan cara digerinda lebih
dulu, sedangkan amunisi dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam wadah
yang terisi air.

“Kalau barang bukti narkoba jenis sabu dan ekstasi dimasukkan dalam mesin
incenerator lalu dibakar sampai menjadi abu. Sedangkan daun ganja dibakar
dan miras serta VCD digelar di atas terpal yang selanjutnya digiling
storms wall sampai hancur,” paparnya.

Loading...