Polisi Bekuk Jambret di Jembatan Layang Natar

  • Bagikan

Zainal Asikin/Teraslampung.com


Penjambret. (ilustrasi)

NATAR–Unit Reserse Kriminal Polsek Natar mengamankan Dimas Tiyo Andriansyah (20) warga Seputih Raman Lampung Tengah dan Ilfan Syahreza (23) warga Kota Gajah Lampung Tengah,  tersangka jambret yang kerap beroperasi di Jalan Lintas Sumatera tepatnya jembatan layang Pasar Natar, Lampung Selatan, Keduanya ditangkap Selasa (18/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Natar Kompol Yohanes Agustiandaru, mengatakan tertangkapnya kedua tersangka jambret tersebut berawal dari sebuah laporan korban yang mengalami tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) bernama Daniel Sutriono (32), warga  Dusun Mujimulyo RT 21 Kelurahan Muara Putih Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

“Kedua tersangka berhasil ditangkap sesat usai kejadian. Kami juga mengamankan  barang bukti uang milik korban sebesar Rp 200 ribu dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion milik kedua tersangka yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Tersangka bersama barang bukti, dibawa ke Mapolsekta untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,” kata Agustiandaru, Rabu (19/11).

Saat kejadian, Agustiandaru memaparkan, korban yang sedang mengendarai sepeda motor melintas  di Jalinsum tepatnya di jembatan layang  Pasar Natar. Tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion plat nomor BE 3001 HR langsung memepet dan merampas tas milik korban yang berisi dompet dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu.

“Usai merampas tas korban, kedua tersangka langsung kabur menuju sebuah gang di Desa Hajimena Natar. Setelah kejadian tersebut orban kemudian melapor  ke Mapolsek Natar, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dilapangan. Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, akhirnya kedua tersangka Dimas dan Ilfan berhasil ditangkap,”jelasnya.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap kedua tersangka, keduanya mengakui sudah seringkali melakukan tindak kriminalitas penjambretan khusunya di wilayah Natar. Saat menjalankan aksinya, tidak hanya pada malam hari yakni siang hari disaat situasi dan kondisi jalan sepi. Uang dari hasil kejahatan, digunakan oleh kedua tersangka untuk berfoya-foya.

Polsek Natar  masih melakukan pengembangan untuk dapat mengungkap TKP lain yang dilakukan oleh kedua tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka kini meringkuk dijeruji besi tahanan Polsek Natar, dan akan dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara.

  • Bagikan