Beranda Hukum Polisi Bekuk Pemburu Satwa Taman Nasional Way Kambas

Polisi Bekuk Pemburu Satwa Taman Nasional Way Kambas

387
BERBAGI
Bibit Sutrisno (29) salah satu tersangka perburuan liar satwa rusa dilindungi di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang diamankan petugas Tindak pidana tertentu (Tipidter) Polres Lampung Timur (Foto Humas Polres Lamtim)
Bibit Sutrisno (29) salah satu tersangka perburuan liar satwa rusa dilindungi di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang diamankan petugas Tindak pidana tertentu (Tipidter) Polres Lampung Timur (Foto Humas Polres Lamtim)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TIMUR — Petugas tindak pidana tertentu (Tipidter) Polres Lampung Timur, menangkap Bibit Sutrisno (29) salah satu tersangka perburuan liar satwa rusa dilindungi di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Polisi menangkap tersangka di rumahnya di Desa Rajawali, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Kamis dinihari 19 April 2018 sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro melalui Kanit Tipidter, Iptu Ronald mengutarakan, penangkapan terhadap tersangka Bibit Sutrisno ini dilakukan, setelah petugas melakukan penyelidikan terkait adanya informasi perburuan hewan rusa dilindungi di di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

“Dari hasil penyelidikan, kami dapatkan informasi identitas dan keberadaan tersangka pereburuan liar satwa rusa yang dilindungi tersebut,”ujarnya, Kamis 19 April 2018.

Selanjutnya, kata Ronald, petugas melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka. Petugas berhasil menangkap tersangka di rumahnya di Desa Rajawali, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Kamis dinihari tadi sekitar pukul 00.30 WIB.

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan. Dari penangkapan tersangka, disita barang bukti berupa satu buah kepala rusa, 2 kilogram jeroan rusa, dua unit sepeda onthel, satu buah telephon genggam merk SPC dan satu buah tas kecil,”ungkapnya.

Dikatakannya, sebelumnya tersangka Bibit bersama rekannya, sempat digrebek oleh Polisi Kehutanan (Polhut) TNWK di wilayah Way Bungur 10 April 2018 lalu, namun para tersangka berhasil kabur.

“Hasil pemeriksaan sementara, tersangka melakukan perburuan liar satwa dilindungi di kawasan TNWK bersama ketiga rekannya. Saat melakukan aksinya, para tersangka menggunakan senjata api,”terangnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasusnya, dengan memburu tiga pelaku lainnya.