Beranda Teras Berita Anggota Komplotan Pencuri Sepeda Motor dengan Umpan Wanita Muda Dibekuk Polisi

Anggota Komplotan Pencuri Sepeda Motor dengan Umpan Wanita Muda Dibekuk Polisi

195
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

 Komisaris Polisi Dery Agung Wijaya (kiri) dan tersangka NY di Polresta Bandarlampung, Minggu (13/7/2014). Foto: Teraslampung.com/Zaenal. 

BANDAR LAMPUNG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung meringkus  (NY (20), seorang mahasiswa salah satu universitas di Kota Bandarlampung pelaku pencurian dengan pemberatan (curanmor), di Sukarame, Bandalampung, Jumat (11/7). Dalam menjalankan aksinya, NY menggunakan umpan dua wanita muda.

“Tersangka berhasil ditangkap saat sedang membeli VCD di wilayah Sukarame, Jumat malam (11/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam BE 4341 EF yang digunakan tersangka. Tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolresta Bandarlampung untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Komisaris Polisi Dery Agung Wijaya, Minggu (13/7).

Menurut Dery, NY merupakan salah satu DPO pelaku pencurian motor dari kelima tersangka lain yang lebih dulu tertangkap sebelumnya pada tahun lalu (23 September 2013). Kelima tersangka yang lebih dulu ditangkap adalah Dede Andre alias Aim (21), warga Jl. Raden Gunawan, Perum BLPP No. 18, Natar, Lampung Selatan; Somadia alias Somad (18), warga Natar; Didi Afrizal Putra (21), warga Perum Polri No. 3A, Rajabasa, Bandarlampung.

Sementara dua tersangka lain, Yakni BM (16), warga Lempasing, Telukbetung Barat, Bandarlampung ; BF (16), warga Jl. Raden Gunawan, Perum BLPP No. 18, Natar, Lampung Selatan. Kelima tersangka ditangkap di tempat terpisah yakni di rumah masing-masing pada Senin (23/9/2013) sekitar pukul 00.30 WIB.

“Dua wanita muda itu ditugaskan untuk mengobrol dengan merayu calon korbannya. tersangka NY bersama kelima tersangka lainnya berbagi peran masing-masing untuk mengalihkan perhatian korban. ketika korban tengah asyik mengobrol, kunci motor korban dipinjam dan dioper ke salah satu tersangka untuk digandaka,” kata Dery.

Modus lainnya, menurut Dery, kedua wanita muda itu mengalihkan perhatian korban dengan mengajak korban berolahraga bersama   di lapangan sepak bola kampus Universitas Lampung (Unila). Lalu,  ketika korban sudah jauh dari motornya tersangka lain mengambil motor korban.

“Mereka melakukan aksinya berkelompok 4-6 orang dengan modus bermacam-macam, tapi dengan memancingkan umpan seorang cewek untuk merayu calon korbannya,” papar Dery.

Tersangka sudah dua kali melakukan aksi pencurian motor pertama di Perum BKP daerah Kemiling dan kedua dilapangan Bola Kampus Unila. Peran tersangka NY mengantarkan dua wanita, yakni  BG (17) dan TR (17).

 Saat menjalankan aksinya, tersangka NY menggunakan motor milik orang tuanya untuk mengantarkan kedua teman wanitanya ketika menemui calon korban. NY mendapatkan upah sebesar Rp 100 ribu setiap kali mengantar.

Polisi akan menjeratnya dengan  pasal 363 KUHPidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Loading...