Beranda Hukum Kriminal Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku Pembobol ATM BRI Jatimulyo

Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku Pembobol ATM BRI Jatimulyo

646
BERBAGI
Mesin ATM BRI Jatimulyo yang dibobol komplotan pencuri.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN-Aparat kepolisian sektor (Polsek) Jati Agung, Lampung Selatan telah membentuk tim untuk memburu pelaku pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BRI di Alfamart Jalan Pangeran Senopati, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, pada Senin (24/7/2017) dinihari lalu dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kapolsek Jati Agung, Lampung Selatan, Iptu Timur Irawan saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, terkait dengan kasus pembobolan mesin ATM BRI di dalam toko Alfamart yang terjadi tiga hari lalu di Jalan Pangeran Senopati, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung masih dalam penyelidikan.

“Kasusnya masih terus kita lidik, dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada serta keterangan saksi,”ujarnya kepada teraslampung.com, Kamis (27/7/2017).

Menurutnya, untuk saksi yang sudah diperiksa, yakni dari saksi dari pelapor, para pegawai Alfamart dan juga dari pihak bank.

Timur Irawan mengutarakan, untuk memburu para pelaku pembobolan ATM bank BRI tersebut, pihaknya sudah membentuk tim, yakni dari Polsek Jati Agung dan Polres Lampung Selatan. Selain itu juga, dibackup personel dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung.

“Ya tim sudah dibentuk, dan saat ini tim masih berada di lapangan. Kami berupaya semaksimal mungkin, untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku tersebut,”terangnya.

Saat disinggung mengenai bahwa adanya rekaman kamera CCTV yang ada di Alfamart tersebut, Timur Irawan mengatakan, untuk mengenai hal itu pihaknya belum bisa menyampaikan ke publik, karena hal itu adalah ranah teknis. Dikhawatirkan, pelaku yang sudah teridentifikasi nantinya malah justru melarikan diri dan sulit terlacak kembali.

“Kalau untuk hal itu, saya tidak bisa sampaikan. Yang jelas, pembobolan mesin ATM BRI di Alfamart tersebut dilakukan lebih dari dua orang,”pungkasnya.

Dikatakannya, jika dilihat dari cara pelaku mengambil uang ratusan juta dari mesin ATM, yakni merusak mesin ATM dengan cara di las. Pihaknya memastikan, aksi pencurian tersebut memang sudah direncanakan para pelaku.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Heri Sumarji membenarkan bahwa dirinya sudah menugaskan anggota dari Sudbit III Jatanras untuk mengejar para pelaku pembobolan mesin ATM BRI di Alfamart Jati Agung.

“Dari Jatanras Polda Lampung, ada satu tim yang diturunkan untuk membantu Polsek Jati Agung memburu pelaku pembobolan ATM,”ujarnya saat ditemui di Mapolda Lampung, Kamis (27/7/2017).

Menurut mantan Kapolresta Bandara Soekarno Hatta ini, pelaku pembobolan ATM tersebut, ditengarai memang sudah direncanakan dengan matang dan juga modus lama. Indentifikasi para pelaku, masih terus diupayakan yakni dengan melihat dari hasil rekaman CCTV yang ada di Alfamart tersebut.

“Untuk rekaman CCTV sudah disita, Mengenai adanya keterlibatan orang dalam, kami belum tahu dan pastikan. Yang jelas, kasusnya masih terus didalami,”jelasnya.

Diketahui sebelumnya, salah Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank BRI yang berada di dalam Alfamart di Jalan Pangeran Senopati, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, dibobol komplotan pencuri, Senin (24/7/2017) dinihari lalu sekitar pukul 01.30 WIB. Dari dalam mesin ATM BRI tersebut, pelaku berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah.

Dari dalam Alfamart tersebut, pelaku menggasak uang yang diperkirakan mencapai Rp 300-an juta dari dalam mesin ATM BRI. Sementara untuk uang dan barang-barang lainnya yang ada di dalam Alfamart tersebut, tidak ada yang hilang diambil dengan pelaku.

Dari hasil olah TKP di lokasi kejadian, para pelaku masuk ke dalam Alfamart melalui kamar mandi belakang dengan cara memecahkan kaca jendela kamar mandi yang tidak dipasangi teralis. Lalu para pelaku masuk ke dalam toko, dan langsung melancarkan aksinya membobol mesin ATM BRI dengan cara di las.

“Mesin ATM BRI yang dibobol pelaku, dirusak menggunakan alat las dengan cara mengelasnya hingga mesin itu rusak. Pelaku menguras uang yang ada di mesin ATM tersebut,”terang Kapolsek Jati Agung, Iptu Timur Irawan.