Polisi dan Pencuri di Rumah Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Terlibat Baku Tembak

  • Bagikan

Mobil Milik Kabid Bina Marga Provinsi Lampung Berhasil Diamankan

Zainal Asikin/teraslampung.com

Mobil Yeni Rianto, Kabid Konservasi dan Pemanfaatan Pengairan Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Lampung yang berhasil diamankan SatReskrim polresta Bandarlampung

BANDARLAMPUNG-Petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, berhasil mengamankan salah satu pelaku pencurian bernama ES adik dari otak pelaku pencurian di rumah Yeni Rianto, Kabid Konservasi dan Pemanfaatan Pengairan Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Lampung.

 Dalam pengejarannya, Tim Buser dari Satuan Reskrim Kriminal Polresta Bandarlampung, Kamis (13/11) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB terlibat baku tembak dengan para pelaku pencurian di wilayah Sekampung Udik Lampung Timur.

Dari kejadian tersebut, selain mengamankan satu pelaku petugas mengamankan barang bukti satu unit mobil Avanza warna hitam plat nomor BE 2687 YJ, sedangkan empat pelaku lainnya yang berada dalam mobil berhasil melarikan diri dari sergapan petugas.

Sebelum terjadi aksi baku tembak, sempat terjadi kejar kejaran antara petugas dengan para pelaku. Namun, karena pelaku mengetahui telah dibuntuti oleh petugas. Para pelaku menghentikan laju kendaraannya dan keluar dari dalam mobil dan melakukan perlawanan menggunakan senjata api. Namun, petugas hanya berhasil mengamankan ES, adik dari salah satu pelaku utama pembobol warung tersebut.

Kini, ES telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif diruang penyidik Satreskrim Polresta Bandarlampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban Yeni Rianto. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan  dilapangan dengan melacak keberadaan mobil milik korban Yeni yang dibawa kabur oleh para pelaku.

Polisi mendapatkan informasi  bahwa mobil yang dicuri tersebut melintas di sekitaran Lampung Selatan dan hendak menuju wilayah Lampung Timur. Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengejaran kelokasi yang dimaksud, dan mendapati para pelaku sedang membawa kendaraan milik korban yang dicuri.

“Tim Opsnal mendapati mobil milik korban yang nomor polisi mobil tersebut telah diubah dengan di cat pilok hitam. Tadinya plat Nopol mobil itu BE 2687 YJ menjadi BE 68 YJ, dan terlihat berada didaerah Polsek Tanjungbintang. Anggota langsung membuntuti mobil tersebut, tapi diketahui mereka (para pelaku) berusaha kabur sehingga terjadi kejar mengejar,” kata Dery kepada wartawan, Kamis (13/11).

Karena diketahui petugas, sambung Dery, para pelaku menembaki mobil petugas sebanyak lima kali. Dengan demikian, terpaksa petugas langsung membalas tembakan para pelaku. Mobil yang dikendarai pelaku berhenti keluar dari badan jalan.

“Petugas lalu mendekati mobil itu, saat didekati yang tersisa hanya satu orang pelaku yakni supir berinisial ES yang telah kami amankan. Tersangka ES membantah kalau dirinya terlibat dalam aksi pembobolan itu. Ia mengaku hanya belajar menyetir (mengemudi), sedangkan untuk empat pelaku lainnya berhasil lolos melarikan diri dari sergapan petugas. Tersangka ES bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Polresta untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan,” jelasnya.

Dery mengaku, pihaknya kini masih memburu para tersangka lainnya yang berhasil melarikan diri dan melakukan penyelidikan untuk dapat mengungkap TKP lain yang dilakukan para tersangka.

Sebelumnya, Rumah Dinas Pegawai Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Lampung, Yeni Rianto, yang sekaligus dijadikan tempat usaha warung di Jl. Untung Seropati, Gang Mukhlisin RT 14 LK III, Labuhan Ratu Jaya, Rabu (12/11) dinihari sekitar pukul 01.00WIB dibobol kawanan pencuri.

Para pelaku tersebut, berhasil menggasak satu unit mobil Avanza, satu unit motor Honda Beat, TV LCD 21  inci, dua buah telepon genggam, uang tunai Rp15 juta, emas 25 gram, puluhan bungkus rokok dan barang dagangan yang diperkiran mencapai Rp1 juta.

!-- Composite Start -->
  • Bagikan