Polisi Kantongi Identitas Pencuri Uang Rp 60 Juta dan Emas 100 Gram

  • Bagikan
Rumah Dewi pengusaha barang pecah belah yang disatroni pencuri dan menggasak uang tunai serta perhiasan milik korban,

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Aparat Polsekta Telukbetung Selatan, sudah mengantongi identitas pelaku pencurian yang menggasak uang tunai Rp 60 juta, perhiasan dan satu unit kamera digital merk Cannon di rumah Dewi (45), pengusaha barang pecah belah (dekat Gereja Bethel) di Jalan Ikan Layur, Kelurahan Kebun Pisang, Telukbetung Selatan, pada Senin (9/1/2017) malam lalu.

Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya kini masih mengejar pelaku.

BACA: Pencuri Gasak Uang Rp 60 Juta dan Emas 100 Gram di Rumah Pengusaha Barang Pecah Belah

“Identitas pelaku pencurian sudah diketahui. Petugas saat ini masih memburu pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, pelaku dapat tertangkap,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (16/1/2017).

Menurutnya, hasil penyelidikan identitas pelaku pencurian diketahui, dari ponsel dan sepeda motor milik pelaku yang tertinggal di rumah korban saat melakukan pencurian dan keterangan dari beberapa saksi.

“Pelaku tidak hanya sekali melakukan pencurian, sebelumnya pelaku juga pernah terlibat aksi pencurian. Namun saat itu, pelaku masih dibawah umur,”Ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pencuri satroni rumah Dewi (45), seorang pengusaha barang pecah belah dekat Gereja Bethel di Jalan Ikan Layur, Kelurahan Kebun Pisang, Telukbetung Selatan, pada Senin (9/1/2017) malam sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari dalam rumah tersebut, pelaku menggasak uang tunai Rp 60 juta dan perhiasan seberat 100 gram dan satu unit camera.

Saat ditemui di rumahnya yang sekaligus dijadikan sebagai tempat sebagai barang pecah belah, Dewi mengatakan, saat terjadinya perampokan tersebut, ia sedang tidak ada di rumah dan rumahnya dalam keadaan kosong.

“Saat kejadian, saya sedang pergi ke rumah saudara di Way Ratai, Padang Cermin, Pesawaran. Saya pergi Minggu (8/1/2017) siang sekitar pukul 13.00 WIB,”ujarnya, Senin (9/1/2017) malam.

Dikatakannya, ia mendapatkan kabar, bahwa rumahnya disatroni pencuri dari adiknya bernama Kartika Sari alias Epo Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB.

“Begitu saya di telepon dari adik saya Epo, saat itu juga saya langsung pulang ke rumah dan sampai di rumah sekitar pukul 20.00 WIB. Saya melihat pintu depan sudah rusak, dan kondisi di kamar saya sudah berantakan,”ungkapnya.

Menurutnya, dari dalam rumahnya, pencuri mengambil uang tunai Rp 60 juta dan perhiasan berupa, kalung, gelang dan cincin seberat 100 gram serta satu unit kamera digital merk Cannon.

“Pelaku mengambil uang, perhiasan dan kamera itu dari dalam kamar pribadi saya,”jelasnya.

Dikatakannya, kejadian pencurian ini, ia sudah melaporkannya ke Polsekta Telukbetung Selatan. Polisi sudah datang dan melakukan olah TKP, dan menyita barang bukti satu unit ponsel dan sepeda motor milik pelaku.

  • Bagikan