Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Polisi Masih Selidiki Kerangka Manusia yang Ditemukan di Way Pangubuan

Polisi Masih Selidiki Kerangka Manusia yang Ditemukan di Way Pangubuan

377
BERBAGI
Tulang belulang manusia yang ditemukan di dalam karung di pinggiran Sungai Way Pangubuan Dusun Gunung Batu, Desa Sinar Ogan, Abung Selatan, Lampung Utara, Selasa (2/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Polres Lampung Utara masih terus menyelidiki identitas tulang belulang manusia ‎yang dimasukan ke dalam karung plastik dan ditemukan terapung di aliran Way Pengubuan, di perbatasan Lampung Tengah dan Lampung Utara pada awal Oktober lalu.

“Sampai saat ini kami masih mengumpulkan barang bukti dan saksi untuk mengungkap identitas korban tersebut,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres, AKP Donny Kristian Bara’langi, di Mapolres, Selasa (16/10/2018).

Pengungkapan identitas korban sangat diperlukan oleh ‎pihak kepolisian. Identitas korban akan menjadi pintu masuk mereka untuk menelusuri siapa pelaku pembunuhan berikut motif yang melatarbelakangi aksi keji tersebut.

“Dengan diketahui siapa identitas korban maka akan dapat memberi petunjuk kepada kami tentang siapa pelaku berikut motifnya,” tuturnya.

Selain langkah tersebut, pihak kepolisian juga tengah menunggu hasil autopsi dari kerangka manusia yang kondisinya sudah tidak utuh lagi itu. Kendati hasil autopsi belum mereka dapat, namun ia kembali menegaskan bahwa yang bersangkutan merupakan korban pembunuhan.

“Korban sangat diyakini merupakan korban pembunuhan berdasarkan kondisi korban yang mengenaskan saat ditemukan,” jelas dia.

Sebelumnya, pada Selasa (2/10/2018), sejumlah pencari keong menemukan kerangka manusia di dalam karung terpaung di pinggir sungai (Way) Pengubuan, Desa Sinarogan, Abung Selatan, Lampung Utara.
Kuat dugaan kerangka manusia ini adalah korban pembunuhan. Dugaan ini berdasarkan kondisi tulang belulang yang belakangan diketahui berjenis kelamin laki – laki waktu pertama kali ditemukan. Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terikat dan dimasukan ke dalam karung.

‎Adapun ciri – ciri korban diperkirakan memiliki tinggi badan antara 158 cm – 160 cm dan berusia 25 – 30 tahun. Pakaian yang dikenakan kaos bermotif garis – garis warna biru, kuning, dan hitam, celana panjang warna hitam, celana dalam pendek dasar warna hitam.

Loading...