Beranda Hukum Kriminal Polisi: Penikam Eksekutor Leasing Hingga Tewas adalah Penunggak Kredit

Polisi: Penikam Eksekutor Leasing Hingga Tewas adalah Penunggak Kredit

5918
BERBAGI
Indra Yana yang bekerja sebagai debt colector, tewas bersimbah darah akibat luka tusukan di dada sebelah kiri dan pergelangan tangan kirinya di Jalan Cut Nyak Dien Gang Perumahan BCA, Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Aparat kepolisian Polsekta Tanjungkarang Barat, telah mengidentifikasi pelaku penikaman korban debt collektor perusahaan pembiayaan (leasing), Indra Yana (42) hingga tewas di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Perumahan BCA, Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Senin (30/10/2017) siang tadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Pelaku pembunuhan tersebut, menurut Kapolsek Tanjungkarang Barat, adalah Ali Imron, warga Jalan Wortel, Kelurahan Beringin Raya, Kemiling sebagai penunggak kredit motor (kreditur).

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan, pelaku penusukan hingga korban Indra Yana tewas, adalah Ali Imron selaku kreditur atau penunggak kredit yang saat ini masih dalam pencarian oleh petugas di lapangan.

“Petugas sudah menggrebek rumah pelaku, tapi rumahnya sudah dalam keadaan kosong. Ali kabur bersama istrinya seorang PNS yang bekerja di Dinas Perdagangan Provinsi,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (30/10/2017) malam.

Menurut perwira dengan melati satu dipundaknya, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Saksi yang diperiksa ada tiga orang, salah satunya teman korban bernama Hendra yang ikut menemani korban saat akan melakukan penarikan motor ke pelaku,”ungkapnya.

Kompol Hapran mengutarakan, sebelum terjadinya penusukan hingga korban Indra tewas, awalnya korban sudah tiga kali menarik motor ke pelaku yang sudah menunggak angsuran sekitar satu tahun lebih. Namun, korban tidak pernah bertemu dengan pelaku Ali dan baru tadi itulah korban ketemu dengan pelaku hingga akhirnya korban tewas ditusuk senjata tajam dengan pelaku.

Selanjutnya, kata Hapran, korban Indra bertemu pelaku Ali yang mengendarai motor berboncengan dengan istrinya yang akan ditarik oleh korban di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Perumahan BCA, Kelurahan Durian Payung.

“Pelaku sempat berhenti dan ngobrol dengan korban, namun terjadi cekcok keduanya. Sementara teman korban, Hendra melarikan diri saat dikejar dan akan dipukul oleh pelaku,”terangnya.

Sementara korban Indra, saat itu lari menuju ke atas Gang Perumahan BCA hingga terjadilah penusukan tersebut. Akibatnya, korban Indra tewas setelah ditusuk oleh pelaku Ali Imron tepat mengenai di dada sebelah kirinya dan pergelangan tangan kiri.

“Usai menusuk korban hingga tewas, Ali langsung kabur bersama istrinya dengan mengendarai motor yang akan ditarik dengan korban,”jelasnya.

Hapran menambahkan, jasad korban Indra, sudah dibawa pihak keluarganya dari RSUAM siang tadi untuk segera dimakamkan di kampung halamannya di Desa Sukabanjar, Kecamatan Negeri Sakti, Pesawaran.

“Selama ini, korban Indra tinggal mengontrak di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat,”pungkasnya.

Terpisah, petugas Instalasi Forensik RSUAM, Amri Tua Manik mengatakan, berdasarkan hasil visum et repertum, korban Indra Yana mengalami luka akibat senjata tajam di dada sebelah kiri dan terbuka di bagian rongga dadanya sepanjang tiga centimeter.

“Selain luka didada, korban mengalami luka terbuka di pergelangan tangan kiri sepanjang sembilan centimeter. Jasad korban, sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya,”ungkapnya.

Loading...