Polisi Selidiki Kasus Pencurian di Dua Sekolah di Kedaton

  • Bagikan
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark saat dikonfirmasi membenarkan adanya pencurian yang terjadi di SDN 3 dan SDN 4 Penengahan di Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Penengahan, Kedaton, pada Jumat (4/11/2016) dinihari.

“Ya benar, ada dua sekolah SDN di Kelurahan Penenghan yang dibobol pencuri. Para pencuri itu, mengambil komputer, gitar dan lainnya,”kata Bismark melalui ponselnya, Jumat (4/11/2016).

Bismark mengutarakan, setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi di sekitar TKP. Selain itu juga, menerjunkan anjing pelacak.

“Kasus pencurian ini, masih diselidiki untuk mencari tahu siapa pelaku pencurian di dua sekolah SDN Penengahan tersebut,”terangnya.

Aksi pencurian tersebut pertamakali diketahui oleh penjaga sekolah SDN 3 Penengahan bernama Eko Wati. Saat itu, Wati melihat ruangan kepala sekolah sudah terbuka saat sedang menyapu halaman sekolah.

Saat dilihat, ruangan kepala sekolah kondisinya sudah dalam keadaan berantakan. Beruntungnya, tidak ada barang berharga milik sekolah SDN 3 Penengahan yang hilang.

Karena tidak mendapatkan barang di SDN 3, para pencuri itu pindah ke sekolah SDN 4 Penengahan yang lokasinya berdekatan dengan SDN 3 tersebut.

Para pencuri masuk ke ruang kepala sekolah SDN 4 Penengahan, dengan cara mendongkel jendela. Dari dalam ruangan tersebut, mereka (pencuri) mengambil komputer dan dua buah gitar.

Tidak hanya ruangan kepala sekolah saja yang sudah diacak-acak para pencuri, ruangan guru juga dibobol dengan merusak kunci pintu. Para pencuri sempat mengacak-acak ruangan guru, tapi tidak ada barang yang diambil dari ruangan tersebut.

  • Bagikan