Beranda Hukum Kriminal Polisi Temukan Senjata Api Rakitan dan Dua Sepeda Motor di Rumah Tersangka...

Polisi Temukan Senjata Api Rakitan dan Dua Sepeda Motor di Rumah Tersangka Begal

321
BERBAGI
Zainal Asikin/Teraslampung.com 
Kapolda Lampung Brigjen  Heru Wnarko menunjukkan senjata api rakitan yang disita dari para tersangka yang ditangkap dalam Operasi Sikat Krakatau 2015, 4-18 Mei 2015, saat ekspose di Polda Lampung, Kamis (21/5).
BANDARLAMPUNG- Petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Natar meringkus spesialis pelaku pencurian motor atau begal, Herdiansyah (27) di rumahnya di Desa Haduyang, Natar, Lampung Selatan, Kamis (21/5) sekitar pukul 20.00 WIB. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan dan dua butir peluru aktif. Sempat terjadi keributan antara polisi dan pihak keluarga tersangka, saat tersangka akan ditangkap dan dibawa polisi.

Kapolsek Natar, Kompol M. Reza Chairul Akbar Sidiq melalui Kanit Reksrim Ipda Setio Budi Howo menuturkan, tersangka Herdiansyah merupakan salah satu begal yang kerap melakukan aksinya menggunakan senjata api dan senjata tajam di wilayah Natar. Tersangka merupakan residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2013 silam, selain itu juga tersangka merupakan target operasi (TO).

Petugas mendapat informasi dan mengetahui keberadaan tersangka, langsung melakukan penggrebekan di rumahnya. Saat akan ditangkap, pihak keluarganya sempat sempat menghalangi petugas dan sempat terjadi keributan. Orang tua dari tersangka, tidak percaya kalau anaknya (tersangka) mencuri sepeda motor, apalagi menjadi pembegal sepeda motor.
“Ketika digeledah, ditemukan satu pucuk senjata api rakitan dan dua butir peluru aktif dari kamar tersangka. Kami juga menyita dua unit sepeda motor, kendaraan milik pelaku dan satu kendaraan hasil dari pembegalan,” kata Ipda Setio Budi, Jumat (22/5).
Budi menjelaskan, penangkapan tersangka Herdiansyah merupakan hasil dari pengembangan dan penyelidikan pihaknya selama ini. Setiap menjalankan aksinya, tersangka Herdiansyah bersama salah seorang temannya berinisial Ad saat ini masih buron (DPO). Sasaran tersangka, pengendara motor yang sedang melintas dijalan yang sepi.
Modus pembegalan tersangka, sambung Budi, sebelumnya Herdiansyah dan temannya Ad (DPO) mengintai terlebih dulu  korbannya. Selanjutnya, kedua tersangka menggunakan sepeda motor mengikuti calon korbannya. Ketika berada dijalan sepi, tersangka langsung memepet korban dan menodongkan senjata api dan senjata tajam tersangka langsung merampas kendaraan milik korban.
“Tersangka Herdiansyah dan Ad (DPO), keduanya mengancam korban menggunakan senjata api dan senjata tajam. Di bawah ancaman itulah korban dipaksa untuk menyerahkan motornya, tersangka tidak hanya mengambil motor saja. Barang-barang berharga lainnya milik korban pun dirampas oleh tersangka, jika korban melawan mereka tidak segan-segan melukai korbannya,”jelasnya.
Ditambahkannya, tersangka Herdiansyah masih dilakukan pemeriksaan. Untuk diwilayah Natar, ada beberapa TKP kasus pencurian motor yang dilakukan tersangka dan temannya Ad. Kasusnya masih dikembangkan untuk mengungkap adanya TKP lain, petugas saat ini masih memburu teman tersangka berinisial Ad yang masih buron (DPO).
   
“Pasal yang disangkakan, tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,”katanya. 
Loading...