Beranda News Nasional Politikus Gerindra Permadi Diperiksa Polisi untuk Kasus Makar

Politikus Gerindra Permadi Diperiksa Polisi untuk Kasus Makar

256
BERBAGI
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Permadi, memberikan keterangan pengunduran diri Mohamad Sanusi dari Partai Gerindra kepada awak media, di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, 4 April 2016. TEMPO/Imam Sukamto
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Permadi, memberikan keterangan pengunduran diri Mohamad Sanusi dari Partai Gerindra kepada awak media, di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, 4 April 2016. TEMPO/Imam Sukamto

TERASLAMPUNG.COM — Politikus Partai Gerindra Permadi memenuhi agenda pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Mei 2019. Ia datang sekitar pukul 10.05 WIB.

“Saya tadi dijemput tiga orang polisi saat di tengah jalan. Setelah itu saya langsung dibawa ke ruang pemeriksaan lewat pintu mana saya tidak tahu namanya,” ujar Permadi saat dikonfirmasi.

Namun, Permadi tak dijemput paksa. Ia bercerita, penjemputan oleh polisi disebabkan dia sudah berumur 80 tahun dan mengidap penyakit stroke.

“Susah untuk bergerak cepat. Lalu polisi bilang, ya, sudah dijemput,” kata Permadi. Ia kini sedang menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya Permadi dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 14 Mei 2019. Namun ia absen karena harus menghadiri rapat Majelis Permusywaratan Rakyat (MPR). Dia dilaporkan ke polisi dengan tuduhan menyerukan revolusi. Polisi menjeratnya dengan pasal makar.

Sebelum menjadi politikus Gerindra, Permadi lama bergabung dengan PDIP. Meskipun ia tidak suka disebut paranormal, pada era Orde Baru Permadi lebih dikenal sebagai paranormal kondang ketimbang sebagai politikus. Ia sering menjadi sumber berita terkait dengan prediksi atau ramalan politik di era Soeharto berkuasa.

Tempo|DBS

Loading...