Beranda Hukum Narkoba Polres Lampung Selatan Amankan 1,3 Kg Opium di Pelabuhan Bakauheni

Polres Lampung Selatan Amankan 1,3 Kg Opium di Pelabuhan Bakauheni

357
BERBAGI
Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto, pada acara eskspose kasus penyelundupan narkoba, di Pelabuhan Bakauheni, Rabu (30/10/2019).
Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto, pada acara eskspose kasus penyelundupan narkoba, di Pelabuhan Bakauheni, Rabu (30/10/2019).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Modus dan jenis narkotika yang hendak diselundupkan oleh para pelaku pengedar narkoba melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, terus berganti dan kian bertambah. Salah satu modus dan jenis narkoba tersebut, narkotika jenis opium sebanyak 1,3 Kg. Paket narkoba jenis opium, jarang diselundupkan melalui jalur penyeberangan.

BACA: Kapolda Lampung: Paket Narkoba Masuk Indonesia Melalu Jalur Pelabuhan Tikus

Sebelumnya, narkotika jenis ganja yang terbanyak diamankan, lalu sabu-sabu dan pil ekstasi. Kemudian pada 22 Nopember 2019 lalu, Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis opium sebanyak 1,3 Kg. paket narkoba opium ini, digagalkan polisi di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni bersamaan dengan paket narkotika jenis sabu sebanyak 3 Kg dan erimin five sebanyak 2.500 butir.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, Iptu Ferdiansyah mengutarakan, pengungkapan paket narkoba jenis opium, sabu-sabu dan eremin five ini, disimpan dalam dua buah tas dan dua tersangka berbeda.

BACA: 13 Kg Paket Sabu dan 55.000 Ekstasi Gagal Diselundupkan Lewat Pelabuhan Bakauheni

“Tas pertama, berisi 4 bungkus plastik erimin five sebanyak 2.500 butir dibawa tersangka M. Husein. Lalu tas kedua yang di dalamnya berisi paket sabu-sabu 2 bungkus besar dan satu paket opium, dibawa tersangka Sutomo,”ujarnya mewakili Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan, Rabu (30/10/2019).

Kedua tersangka, kata Iptu Ferdiansyah, menumpang bus ALS jurusan Medan-Jakarta dan keduanya diamankan saat dilakukan pemeriksaan rutin pihaknya di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni. Kemudian untuk otal paket sabu yang diamankan, ada 6 bungkus masing-masing berisi sekitar 500 gram.

“Tangkapan narkoba jenis opium ini merupakan penyelundupan narkoba modus baru, karena jarang sekali diselundupkan melalui jalur penyeberangan,”terangnya.