Beranda Hukum Narkoba Polres Lampung Selatan Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba

Polres Lampung Selatan Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba

73
BERBAGI
Kapolres Lamsel, AKBP M Syarhan menunjukkan barang bukti 1,4 Kg sabu-sabu yang disita dari hasil ungkap modus baru penyelundupan narkoba di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.
Kapolres Lamsel, AKBP M Syarhan menunjukkan barang bukti 1,4 Kg sabu-sabu yang disita dari hasil ungkap modus baru penyelundupan narkoba di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

Zainal Asikin |Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan mengungkapkan, selama pelaksanaan Operasi Antik tersebut, petugas mengungkap upaya penyelundupan paket narkoba jenis sabu-sabu modus baru seberat 1,4 KG di Seaport Interdction (SI) Pelabuhan Bakauheni. Barang haram (sabu-sabu) tersebut, dibawa menggunakan mobil Daihatsu Grandmax jenis pikap warna putih plat nomor L 9534 WB.

BACA: Operasi Antik Krakatau, Polres Lamsel Amankan 59 Tersangka

“Modus baru penyelundupan sabu yang diungkap ini, paket sabu dikemas dalam plastik almunium foil atau bungkusan plastik coklat dibentuk seperti lempengan keju kraft. Lalu barang haram (narkoba) ini, di taruh atau ditempelkan di dinding kardus yang didalamnya berisi kain selimut,” kata

Berkat kejelian petugas, kata mantan Kapolres Pesawaran ini, paket narkoba jenis sabu-sabu yang hendak diselundupkan dengan modus baru tersebut dapat dideteksi dan digagalkan.

Selain mengamankan barang bukti 1,4 Kg sabu-sabu, petugas juga mengamankan tersangka berinisial AM yang menjadi kurir paket narkoba tersebut. Barang haram tersebut, rencananya akan dibawa tersangka ke daerah Surabaya, Jawa Timur.

“Dari keterangan tersangka AM dilakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap dua tersangka berinisial MN dan AA di Surabaya. Kedua tersangka, sebagai penerima paket sabu-sabu tersebut,”terangnya.

AKBP M Syarhan mengungkapkan, dalam Operasi Antik Krakatau ini, pihaknya juga mengamankan seorang tersangka berinisial ES, warga Desa Klaten Kecamatan Penengahan yang kedapatan menanam dua batang pohon ganja dalam pot di belakang rumahnya.

“Tersangka ES ini membeli biji ganja dari seseorang, biji itu disemai dan dipindahkan ke dalam pot bunga. Tiga bulan kemudian, biji ganja yang disemai itu tumbuh setinggi 50 Cm dan sudah memiliki daun. Lalu daun itu dijemur dan digunakan tersangka sendiri untuk merokok,”ungkapnya.

Selama 14 hari (11-24 Agustus) digelarnya Operasi Antik (Anti Narkotika) Krakatau 2019, Polres Lampung Selatan (Lamsel) dan jajaran (Polsek) di Lamsel mengamanan 59 tersangka penyalahgunaan narkoba dari 40 kasus yang diungkap. Dari puluhan tersangka yang diamankan, dua di antaranya adalah perempuan.

Selain mengamankan para tersangka, turut diamankan juga sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,4 Kg, 30 Kg ganja serta 2 batang tanaman pohon ganja.

Ditegaskannya, meski Operasi Antik telah berakhir, namun pihaknya akan terus melakukan peningkatan pengawasan terhadap peredaran narkoba khususnya di Pelabuhan Bakauheni yang menjadi jalur utama menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.

“Pegawasan terhadap barang terlarang baik itu narkoba, senjata api dan senjata tajam atau lainnya akan terus kita tingkatkan. Karena Lampung Selatan ini, merupakan gerbang utama Pulau Sumatera dan jalur penghubung ke Pulau Jawa,”pungkasnya.

Loading...