Beranda Teras Berita Polres Lampung Tengah Lepas Suami-Istri Terduga Anggota ISIS

Polres Lampung Tengah Lepas Suami-Istri Terduga Anggota ISIS

267
BERBAGI

Zaenal Asikin/Teraslampung.com


Aksi ISIS di Irak (dok Reuters)

BANDAR LAMPUNG – Pihak Kepolisian Resort Lampung Tengah akhirnya melepaskan pasangan suami isteri Salamun (26) dan Mutaharoh (24), warga Dusun 2 Kampung Sribasuki, Kecamatan Kalirejo  yang sebelumnya ditangkap karena diduga menjadi anggota Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) Polres Lampung Tengah, Sabtu (23/8) kemarin. (Baca:  Diduga Anggota ISIS, Pasangan Suami Istri Ditangkap)

Meski dalam pemeriksaan Salamun dan isterinya Mutoharoh mengaku sebagai anggota ISIS, pihak kepolisian meyakini keduanya bisa kembali kepada ajaran yang diakui dan diperbolehkan di Indonesia, sehingga kedua pasangan suami istri tersebut dilepaskan.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Yulias, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan terhahadap Salamun dan isterinya Mutaharoh yang diduga sebagai anggota ISIS ini baru sebatas simpatisan.

Kepada polisi, Salamun mengaku mengenal ISIS melalui internet dan buku-buku yang dipelajari oleh dirinya selama ini. Dia melakukan hal tersebut, karena menurutnya ISIS merupakan pahlawan bagi kaum yang lemah dan patut untuk ditiru.

Mutaharoh, istri Salamun, menuturkan suaminya belajar tentang ISIS sekitar empat bulan lalu. Namun, ibu satu anak itu mengaku tidak tahu-menahu tentang ISIS. Ia diam saja ketika suaminya membuat bendera berlogo ISIS dengan  kain berwarna hitam dan ada tulisan “ISIS” dengan  cat putih.

“Keduanya sudah dipulangkan kepada pihak keluarganya karena belum adanya bukti pernah melakukan kegiatan yang dilarang pemerintah di Indonesia. Salamun hanya sebatas penggemar ISIS. Apabila keduanya cukup bukti, maka bisa diamankan,” kata Yulias kepada teraslampung.com, Minggu malam (24/8).

Yulias mengatakan, selain pasangan Salamun-Mutaharoh, pihaknya juga mengamankan empat orang lainnya diduga sebagi komplotannya. Empat orang tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan masih dirahasiakan namanya.

“Kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap empat orang tersebut untuk mengetahui sejauh mana keterlibatannya dengan organisasi ISIS ini,” kata Yulias.

Menurut Yulias, selain penyidik dari Polres Lampung Tengah, pemeriksaan terhadap para terduga anggota ISIS juga melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Tengah, dan Kesbang Pol dan Linmas.

“Kami sudah meminta agar Salamun berjanji untuk tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum yang ada di negara Indonesia. ISIS sudah jelas dilarang di Indonesia. Kalau dia masih melanjutkan aktivitas sebagai anggota ISIS, kami akan menindak tegas,” kata Yulias.

Yulias menuturkan, pihaknya bersama Muspida Kecamatan Kalirejo dan masyarakat setempat sudah menutupi dan menghilangkan simbol ISIS yang ada di rumah Salamun dengan mengecat dinding rumahnya.

“Anggota kami sudah mencat ulang dan menutup simbol-simbol ISIS yang ada dirumah Salamun, kami juga menghimbau kepada masyrakat agar jangan terpengaruh dengan adanya organisasi islam radikal itu,” tandasnya

Diketahui, penangkapan kedua pasangan suami istri (Pasutri) Salamun dan Mutaharoh, bermula atas informasi melalui pesan singkat (SMS) dari nomor asing yang diketahui milik salah satu anggota Polri di wilayah hukum Polsek Kalirejo.

Dari informasi tersebut, jajaran Satuan Intelkam Polres Lampung Tengah langsung melakukan penyelidikan akan kebenaran informasi adanya ISIS di kampung tersebut. Alhasil, Sabtu kemarin, polisi dapat menemukan salah satu rumah dengan bendera yang diduga logo ISIS di samping rumah milik Salamun, pria yang kesehariannya berjualan es keliling.

Atas temuan tersebut, pasutri penghuni rumah, yakni Salamun dan Mutaharoh dibawa untuk ke Mapolres Lampung Tengah untuk dimintai keterangan. Selain itu juga, polisi menyita sejumlah barang bukti kaset VCD dan buku-buku tentang paham ISIS, dua buah soft gun mainan anak-anak, tiga buah cat kaleng berwarna putih, dan satu bendera berlogo ISIS.

Baca Juga: Ekstremitas dan Absurditas ISIS
Baca Juga: Wamenag Ingatkan Warga Indonesia Cermat Sikapi Gerakan ISIS

Loading...