Beranda Hukum Kriminal Polres Lampung Utara Bekuk Empat Perampok

Polres Lampung Utara Bekuk Empat Perampok

573
BERBAGI
Kapolres AKBP Esmed Eryadi saat ekspose penangkapan para pelaku perampokan , Kamis (27/7/2017).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Polres Lampung Utara kembali membekuk kawanan perampok dalam beberapa bulan terakhir. Setidaknya ada empat perampok yang diamankan oleh Tekkab 308 Polres yang bekerja sama dengan Polda Lampung pada Rabu (26/7/2017)

“Kemarin, Tekkab 308 bekerja sama dengan Tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Polda Lampung kembali mengamankan empat pelaku perampokan,” terang Kapolres AKBP Esmed Eryadi, Kamis (27/7/2017).

Keempat tersangka yang diamankan itu, menurut Esmed, masing – masing, yakni M, H, Da, dan Di. Mereka merupakan para perampok yang merampok di kediaman Nana Rukmana, di Dusun I, Desa Kemala Raja, Tanjung Raja. Selain merampok, kawanan penjahat ini juga sempat menyandera putri korban sebagai jaminan untuk meloloskan diri.

“Mereka ini adalah para pelaku perampokan yang di Tanjung Raja‎ pada 1 Juni 2017 lalu,” terangnya.

Sejatinya, menurut Kapolres, para perampok yang beraksi di kediaman Nana seluruhnya berjumlah 8 orang. Satu pelaku yang berinisial RS telah tertangkap terlebih dulu. Seluruh pelaku yang diamankan merupakan warga Lampung Utara.

“Total kerugian mencapai Rp50 juta. Barang bukti yang disita di antaranya ‎2 unit motor dan ponsel,” kata dia.

Hasil penyelidikan sementara, para pelaku ternyata pernah juga merampok di daerah Banji, Way Kanan. Modus yang digunakan, yakni dengan cara mendobrak pintu setiap rumah korban. Kebanyakan mereka merupakan penjahat kambuhan.‎

“Rekan – rekan pelaku lainnya masih dalam pengejaran‎,” tuturnya.‎

Sebelumnya, Kamis (1/6/2017) ‎sekitar pukul 02.15 WIB, kawanan perampok bersenjata api dan bersenjata tajam lainnya menyatroni kediaman Nana Rukmana (35) di Dusun 1, Desa Kemalaraja, Tanjung Raja. Para pelaku diperkirakan berjumlah enam orang. Mereka masuk ke dalam rumah dengan cara membobol kunci pintu. Para pelaku lantas menguras harta berharga korban setelah korban menunjukan tempat penyimpanan uangnya. Uang tunai sebesar Rp50 juta, 2 unit sepeda motor, 2 unit hp berhasil digondol para pelaku dari kediaman korban.

Namun, meski telah berhasil menguras harta benda korban, para pelaku sempat menyandera anak korban yang berinisial SR (11). Di tengah perlariannya, salah satu sepeda motor korban yang dibawa kabur mogok. Sepeda motor itu ditinggalkan di daerah Talang Blambangan, Tanjung Raja. Sementara, SR ditinggalkan mereka di pos ronda yang berada di perempatan Desa Sri Bandung, Abung Tengah.