Polres Lampung Utara: Kasus Narkoba pada 2017 Meningkat

Kasatresnarkoba Polres Lampung Utara, Iptu Andry Gustami
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kasus penyalahgunaan narkoba di Lampung Utara tahun 2017 cenderung meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2016 silam. Pada 2016 kasus narkoba yang ditangani aparat kepolisian di Lampura sebanyak. Pada 2017 jumlah kasus yang diungkap dan ditangani polisi mencapai 116 kasus.

“Tahun 2017, ada 116 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 155 tersangka, sedangkan tahun 2016, jumlah kasusnya hanya 85 kasus dengan 116 tersangka,” terang Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara, Ipti Andri Gustami, Kamis (11/1/2018).

Terjadinya peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba, menurut Andri, merupakan hal yang cukup mengkhawatirkan dan perlu menjadi perhatian bersama bagi semua pihak. Karena hanya dengan perhatian dan kerja sama semua pihaklah peredaran narkoba dapat diminimalisir.

“Peningkatan kasus seperti ini cukup mengkhawatirkan dan perlu menjadi perhatian bersama,” tuturnya.

Masih menurut Andri, penyalahgunaan narkoba di wilayahnya telah merambah ke hampir semua kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, PNS, anggota Polri, dan kalangan pewarta. Kebanyakan dari mereka ditangkap karena tersangkut sabu, ganja, dan pil ekstasi.

“Mereka diamankan karena menyalahgunakan sabu, ganja, dan pil ekstasi,” kata dia.

Sepanjang tahun 2017, Satresnarkoba mengamankan barang bukti narkoba ganja dengan berat 903.90 gram, sabu seberat 302.85 gram, 88 butir pil ekstasi, psikotropika 284 butir. Lalu, tembakau gorila seberat 5,44 gram, dan uang tunai senilai Rp14.925.000.