Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Polres Lampung Utara: Kriminalitas Selama 2017 Menurun

Polres Lampung Utara: Kriminalitas Selama 2017 Menurun

219
BERBAGI
Kapolres Lampura, AKBP Eka Mulyana (tengah) bersama Dandim 0412, Letkol Inf. RD. Bahtiar Kurniawan menunjukan barang bukt‎i kejahatan sepanjang tahun 2017.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Aksi kriminalitas di Lampung Utara tahun ini mengalami penurunan jika‎ dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu tingkat kejahatan mencapai 636 kasus, kini jumlahnya menurun menurun menjadi 507 kasus.

“Tindak kejahatan tahun ini mengalami penurunan. Kalau tahun 2016 silam, ada 636 kasus kejahatan, tahun ini hanya 507 kasus,” terang Kapolres AKBP Eka Mulyana kepada wartawan di Mapolres Lampura, Sabtu (30/12/2017).

Perwira Menegah Kepolisian ini menyebutkan, kasus – kasus kejahatan sepanjang tahun 2016 masih didominasi oleh kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan kasus pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor (curatmor) serta narkoba.

“Rincian dari masing – masing kasus itu, yakni 151 kasus Curas, 222 kasus Curat dengan 72 kasus yang diungkap, dan 133 kasus Curatmor dengan 40 kasus di antaranya telah diungkap,” kata dia.

‎Adapun tindak kejahatan penyalahgunaan narkoba, jumlah kasusnya mencapai 116 kasus dengan 155 tersangka. Barang bukti narkoba yang disita, yakni ganja dengan berat 903.90 gram, sabu seberat 302.85 gram, 88 butir pil ekstasi, psikotropika 284 butir. Lalu, tembakau gorila seberat 5,44 gram, dan uang tunai senilai Rp14.925.000.

Penurunan tingkat kejahatan ini ‎tak terlepas dari kerja keras jajarannya yang intens melakukan pelbagai operasi seperti operasi Sikat I, II, dan III, operasi Cempaka, dan Operasi Bina Kusuma. Pelbagai kegiatan ini merupakan langkah antisipatif agar potensi kejahatan dapat diminimalisir sedini mungkin.

‎”Saya mengimbau kepada seluruh warga Lampura untuk terus mendukung pihak kepolisian dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif. Jangan mudah terprovokasi dengan isu – isu yang tak jelas,” imbaunya.