Beranda Hukum Narkoba Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 37 Kg Sabu-Sabu, 200 Butir Pil Ekstasi, dan...

Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 37 Kg Sabu-Sabu, 200 Butir Pil Ekstasi, dan 261,5 Kg Ganja

840
BERBAGI
Kapolda Lampung saat memimpin ekspos kasus narkoba dan pemusnahan barang bukti pengiriman narkoba, di Mapolres Lampung Selatan, Selasa, 12 Maret 2019.
Kapolda Lampung saat memimpin ekspos kasus narkoba dan pemusnahan barang bukti pengiriman narkoba, di Mapolres Lampung Selatan, Selasa, 12 Maret 2019.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan (Lamsel) menggagalkan pengiriman 37 kg  sabu-sabu, 200 butir pil ekstasi, dan 261,5 kg ganja melalui Pelabuhan Bakauheni dalam dua bulan terakhir (Februari hingga Maret 2019).

Selain mengamankan barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan 23 tersangka. Sebanyak 13 di antaranya merupakan hasil pengembangan dari sejumlah daerah.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Ariyanto, mengatakan barang bukti paket narkotika yang disita ini, diamankan oleh petugas selama dua bulan dari sejumlah penangkapan dan penggagalan upaya penyelundupan pengiriman dari wilayah Sumatera menuju ke Pulau Jawa di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

“Pelabuhan Bakauheni ini, masih menjadi jalur yang digunakan pelaku bandar maupun pengedar narkoba sebagai jaringan penyelundupan untuk mengirimkan paket barang haram (narkoba) dari Sumatera ke Pulau Jawa,”kata Kapolda saat gelar ekspos hasil ungkap dan pemusnahan barang bukti narkoba di lapangan asrama polisi Polres Lampung Selatan, Selasa (12/3/2019).

Oleh karena itu, kata Irjen Pol Purwadi Ariyanto, pengawasan di jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni akan terus ditingkatkan. Ini terbukti, dengan banyaknya upaya penyelundupan sejumlah paket narkoba yang berhasil kita gagalkan.

“Barang bukti narkotika yang diamankan, sabu-sabu seberat 37 kilogram, 261,5 kilogram ganja dan 200 butir pil ekstasi. Selain mengamankan barang bukti narkoba, ada 23 tersangka yang berhasil diamankan,”ungkapnya.

Dikatakannya, sebagian besar hasil ungkap kasus ini, dilakukan di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

Mantan Waka Polda Metro Jaya ini mengutarakan, dari sejumlah pengungkapan ini, salah satu yang berhasil digagalkan oleh petugas pada 24 Februari 2019 lalu yakni pengiriman 10 kilogram sabu-sabu yang dibawa oleh pelaku menggunakan kendaraan Toyota Alphard.

“Pelaku mengaku jika kendaraan yang digunakan untuk membawa paket 10 kilogram sabu, ada keterkaitan dengan salah seorang Kapolda di salah satu daerah. Tapi itu tidak benar, hanya modus pelaku saja untuk mengelabui petugas dan petugas sudah melakukan pemeriksaan,”terangnya.

Dia menambahkan, dirinya mengapresiasi hasil kerja yang dilakukan Jajaran Polres Lampung Selatan. Menurutnya, dalam waktu singkat Polres Lampung Selatan berhasil melakukan pengungkapan upaya penyelundupan sejumlah paket narkoba dalam jumlah besar.

“Saya sangat mengapresiasi kerja cepat Polres Lampung Selatan, yang mana dalam hitungan bulan telah berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkoba cukup besar,”pungkasnya.

Selain gelar ekspos hasil pengungkapan narkoba selama dua bulan di lapangan asrama polisi Polres Lampung Selatan, Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Ariyanto bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Shobarmen, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih, Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan, Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, Iptu Ferdiansyah dan Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, Kajari Lampung Selatan, Sri Indarti melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti narkoba hasil pengungkapan bulan Oktober 2018 hingga Januarti 2019.

Barang bukti yang dimusnahkan adalah, 414,310 kilogram ganja, 24,961 kilogram sabu-sabu dan 39.960 butir pil ekstasi yang ditaksir mencapai Rp 40 miliar lebih. Pemusnahan barang bukti ganja, dengan cara dibakar. Untuk paket sabu dan ekstasi, sebelumnya dilarutkan dan dihancurkan dengan alat blender kemudian di masukkan ke dalam wadah berisi solar lalu dibakar bersama barang bukti ganja.

Loading...