Beranda Hukum Narkoba Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu Senilai Rp 28,766 Miliar

Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu Senilai Rp 28,766 Miliar

746
BERBAGI
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo didampingi Waka Polres, Kompol Listiyono Dwi Nugroho dan Kasat Narkoba, Iptu Ferdiansyah menunjukkan barang bukti puluhan kilogram narkotika jenis sabu dan ganja senilai Rp 28,766 miliar saat konferensi pers di Mapolres Lampung Selatan, Rabu (4/3/2020).
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo didampingi Waka Polres, Kompol Listiyono Dwi Nugroho dan Kasat Narkoba, Iptu Ferdiansyah menunjukkan barang bukti puluhan kilogram narkotika jenis sabu dan ganja senilai Rp 28,766 miliar saat konferensi pers di Mapolres Lampung Selatan, Rabu (4/3/2020).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 28,7 Kg dan 22 Kg ganja senilai Rp 28,766 miliar, digagalkan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan di areal pemeriksaan Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

Puluhan kilogram narkotika senilai puluhan miliar yang disita tersebut, merupakan hasil ungkap selama Februari 2020. Selain menyita barang bukti, polisi juga mengamankan 10 orang tersangka.

“Barang bukti narkotika jenis sabu seberat 28,7 Kg dan 22 Kg ganja senilai Rp 28,766 miliar yang disita ini, merupakan hasil ungkap kasus selama Februari 2020 di areal pemeriksaan Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni,”kata Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo didampingi Waka Polres, Kompol Listiyono Dwi Nugroho dan Kasat Narkoba, Iptu Ferdiansyah saat press rilis di Mapolres Lampung Selatan, Rabu (4/3/2020).

AKBP Eddie Purnomo mengutarakan, selain meyita puluhan kilogram narkotika jenis sabu dan ganja senilai puluhan miliar, petugas berhasil menangkap 10 orang tersangka berinisial DW, MRS, BWP, WE, KD, HB, JH, IR, SH dan SY. Dalam kasus tersebut, pihaknya menetapkan dua tersangka berinisial PI dan FI sebagai DPO.

“Pengungkapan kasus narkotika ini, berdasarkan enam kasus laporan polisi (LP) Satres Narkoba Polres Lampung Selatan dengan mengamankan 10 tersangka dan kami masih kembangkan kasunya untuk memburu tersangka lainnya,”ungkapnya.

Modusnya, kata mantan Kapolres Mesuji ini, para tersangka melakukan penyelundupan barang haram (narkotika) tersebut, dengan berbagai cara modus-modus baru untuk mengelabui petugas di areal pemeriksaan Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni.

“Jadi modus menyelundupkannya, narkotika itu ada yang dicampur dengan tumpukan jengkol, disimpan di dalam sepasang sepatu dan sandal dan modus lainnya. Tapi berkat kejelian petugas, penyelundupan narkotika itu dapat digagalkan,”terangnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan pidana mati.

Berikut pengungkapan enam kasus penyelundupan narkotika tersebut :

1. pada 6 Februari 2020 sekitar pukul 16.30 WIB, petugas mengamankan barang bukti 20 Kg ganja kering yang dibungkus satu karung plastik yang dicampur dengan tumpukan dua karung jengkol. Ganja tersebut, rencananya hendak dikirim ke salah seorang bernama Pendi di daerah Bekasi, Jawa Barat. Namun, petugas belum berhasil menangkap tersangka.

2. Pada tanggal 11 Februari 2020, petugas mengamankan empat orang tersangka berinisial DW, MRS, BWP dan WE dengan barang bukti 7 Kg sabu-sabu. Selain keempat tersangka, ada satu tersangka lain bernama Fendi yang saat ini masih buron (DPO).

3. Pada tanggal 12 Februari 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, petugas mengamankan 1 Kg sabu yang dibungkus plastik bening besar yang disimpan di sepasang sepatu warna merah dan sepasang sandal kulit. Dari pengungkapan kasus tersebut, diamankan tiga orang tersangka berinisial KD, HB dan JH.

4. Kemudian pada tanggal yang sama (12 Februaru) sekitar pukul 12.30 WIB, petugas kembali mengamankan 2 Kg ganja kering tak bertuan yang dicampur dengan tumpukan dua karung isi jengkol di Seaport Interdiction (SI) Bakauheni.

5. Pada tanggal 16 Februari 2020 sekitar pukul 18.30 WIB, petugas mengamankan 18,7 Kg sabu didalam kendaraan Toyota Agya warna abu-abu plat nomor BM 1193 CZ yang dikendarai oleh dua orang tersangka berinisial IR dan SH.

6. Pada tanggal 28 Februari 2020 dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, mengamankan satu orang tersangka berinisial SY dengan barang bukti yang disita 1 Kg sabu-sabu.

Loading...