Polres Lamsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp25 Miliar

  • Bagikan
Pemusnahan barang bukti narkoba di Lampung. (Ilustrasi)

Iwan J Sastra/Teraslampung.com


    

Kapolres Lamsel AKBP Bayu Aji dan Bupati Lamsel Rycko Menoza memusnahkan barang bukti narkoba senilai Rp 25 miliar, Selasa (28/10). (Foto: Teraslampung.com/Iwan Sastra

KALIANDA – Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan memusnahkan barang bukti (BB) narkotika jenis shabu, extacy dan ganja senilai Rp25 milyar, hasil tangkapan anggota kepolisian resort Lamsel yang telah mendapatkan penetapan pemusnahan barang bukti dari Kejaksaan Negeri Kalianda, Selasa (28/10).
 
Pemusnahan barang haram itu dilakukan di halaman Mapolres Lamsel dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lamsel AKPB. Bayu Aji yang didampingi Bupati Lamsel H. Rycko Menoza SZP, pihak Kejaksaan Negeri Kalianda, Kepala BNN Lamsel, serta jajaran kepolisian resort Lampung Selatan.
   
Kepala Polres Lampung Selatan AKBP Bayu Aji mengatakan, barang bukti narkotika yang dimusnahkan itu berupa sahabu seberat 16.700 gram, extacy sebanyak 57.064 butir dan ganja seberat 55 kilogram. Menurutnya, barang bukti tersebut merupakan hasil tangkapan anggota Polres Lamsel yang dilakukan dalam kurun waktu enam bulan terakhir (Januari – Juni) ditahun 2014.

“Maksud  pemusnahan barang bukti ini (Narkotika, red) sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di Provinsi Lampung, khususnya diwilayah hukum Polres Lamsel. Jika di uangkan, barang haram yang dimusnahkan ini nilainya mencapai Rp25 milyar rupiah,” ujar Bayu Aji, kepada Teraslampung.com, usai melakukan pemusnahan barang bukti tersebut.

Sementara itu, Bupati Lamsel Rycko Menoza mengatakan, Pemkab Lamsel tentunya mengapresiasi hasil kerja jajaran Polres Lamsel yang telah berkali-kali berhasil mengagalkan peredaran gelap narkoba diwilayah Lamsel.
 
“Pemusnahan barang bukti narkotika ini juga sebagai salah satu bukti komiten antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisan resort Lamsel dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Lamsel. Mudah-mudahan upaya dan kerja keras anggota Polres Lamsel dan pihak terkait selama ini bisa terus meningkat, sehingga peredaran narkoba di Kabupaten Lamsel akan terus berkurang,” katanya.
 
Pantauan Teraslampung.com, pemusnahan barang bukti narkotika jenis sahabu dan extacy itu dilakukan dengan cara menempatkan kedua barang haram tersebut ke dalam mesin Incenerator, dan kemudian dibakar sampai habis menjadi debu. Sedangkan, barang bukti jenis ganja, dimusnahkan dengan cara dibakar didalam tong yang sudah disirami dengan minyak solar dan bensin.

  • Bagikan