Beranda Ruwa Jurai Mesuji Polres Mesuji Giatkan Tilang Elektronik

Polres Mesuji Giatkan Tilang Elektronik

514
BERBAGI
Petugas Polres Mesuji menilang seorang sopir truk, Sabtu (20/5/2017).

TERASLAMPUNG.COM, Mesuji — Polres Mesuji mengiatkan penilangan elektronoik (e-tilang) bagi para pemakai kendaraan bermotor yang melanggar lalu lintas. Menurut Kanit Patroli Polres Mesuji, Ipda Muhamad Nufi, tilang eleltronik memudahkan pelayanan bagi pelanggar lalu lintas.

“Sebelum ditilang, kami menjelaskan kepada pelanggar lalu lintas tentang dasar hukum dan ketentuan e-tilang terlebih dahulu. Setelah ditilang, pelanggar bisa langsung membayar denda, boleh melalui ATM atau bank terdekat,” kata Ipda Muhammad Nufi kepada Teraslampung.com, di sela-sela razia kendaraan di depan Mapolsek Simpang Pematang, Mesuji, Sabtu (20/5/2017).

Kasat Lantas Polres Mesuji, AKP Reza Khomeini, mengatakan e-tilang merupakan salah satu inovasi Polri untuk memepermudah pelayanan masyarakat.

“Dengan adanya sistem e-tilang ini diharapkan ke depanya dapat mempermudah pelayanan bagi masyarakat yang melanggar lalu lintas,”  katanya.

Soal jumlah pelanggar lalu lintas yang terjaring e-tilang, Kasubditgakkum Ditlantas Polda Lampung AKBP Hesmu Baroto mengaku fluktuatif.

“Kami terus memberikan semangat kepada semua Polres di Lampung untuk menggiatkan tilang elektronik. Polres merupakan  garda terdepan penegakan hukum,” kata dia.

E-tilang merupakan hasil kerjasama Kepolisian, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Bank BRI untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Selain e-tilang atau tilang elektronik, tiga lembaga penegakan hukum dan satu lembaga bank itu juga bekerja sama di bidang SIM Online, dan E-Samsat.

Dengan e-Tilang pelanggar tak perlu lagi pergi ke sidang di kantor Pengadilan Negeri, tetapi cukup membayar denda di seluruh jaringan Bank BRI.

Pelanggar diarahkan untuk membayar denda tilang melalui teller, ATM BRI, atau transfer bank ATM bersama, sms banking BRI maupun internet banking BRI atau EDC (Electronic Data Capture) BRI.

Pembayaran elektronik ini sekaligus diklaim bisa menghilangkan praktik percaloan. E-Tilang diberlakukan sejak minggu keempat Desember 2016 lalu.

Apri Susanto

 

Loading...