Beranda Hukum Narkoba Polres Waykanan Meringkus Empat Pengedar Sabu-sabu

Polres Waykanan Meringkus Empat Pengedar Sabu-sabu

852
BERBAGI
Empat orang diduga mengedarkan sabu-sabu diringkus petugas Polres Waykanan di Kampung Gunung Sangkaran,  Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan.

TERASLAMPUNG.COM — Satnarkoba Polres Waykanan meringkus empat orang yang diduga sebagai pengedar sabu-sabu di Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan, Jumat (17/1/2020).

Mereka adalah  YS (41), warga Kampung Negeri Pakuan Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur; BA (39), warga Kampung Kota Baru Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur; DT alias Pedet (54), warga Kampung Sangkaran Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu; dan RSN (44), warga Kampung Gunung Sangkaran,  Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro, melalui Kasat Narkoba AKP I Made Indra Wijaya mengatakan penangkapan dilakukan setelah pada Rabu tanggal 15 Januari 2020, anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan memperoleh informasi dari masyarakat tentang peredaran narkoba do Kampung Sangkaran Bhakti.

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Sampai di lokasi,  Rabu malam (15/1/2020) petuhas menangkap YS, BA, DT, dan  RSN di rumah DT.

Polisi kemudian menggeledah rumah DT. Di belakang rumah DT polisi menemukan buah tas selempang warna biru yang bertuliskan “BAF” berisi sebuah buah kotak rokok. Di dalam kotak rokok itu terdapat sepuluh bungkus plastik klip bening ukuran kecil yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu.

Polisi juga menyita dua unit timbangan digital, 252 (dua ratus lima puluh dua) lembar plastik klip bening ukuran kecil, 17 (tujuh belas) lembar plastik klip bening ukuran sedang, 8 (delapan) lembar plastik klip bening ukuran besar, satu bungkus plastik klip bening yang berisikan dua batang kaca pirek, satu bungkus plastik klip bening yang berisikan satu buah korek api gas, jarum bakar, sekop, cotton bud, dan satu buah gulungan kertas timah, satu buah kotak rokok merk Sampoerna berisikan 4 (empat) lembar plastik klip bening ukuran kecil, satu buah alat isap atau bong, dan satu buah obeng kecil.

Kemudian sebuah kotak rokok warna biru berisi satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang yang didalamnya berisikan 27 (dua puluh tujuh) lembar plastik klip bening ukuran kecil dan satu bungkus plastik bening ukuran kecil berisikan potongan pil yang diduga narkotika jenis ekstaksi.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun paling lama 20 tahun.

Loading...