Beranda News Polresta Bandarlampung Terjunkan 715 Personel Gabungan untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2016

Polresta Bandarlampung Terjunkan 715 Personel Gabungan untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2016

116
BERBAGI
Kasubag Humas Polresta Bandarlampung, AKP Titin Maezunah,

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Menjelang ramainya arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun 2016, Polresta Bandarlampung menerjunkan 715 personel gabungan untuk melakukan pengamanan dalam sandi Operasi Ramadanya 2016. Para personel gabungan tersebut, akan mulai bertugas pada H-7 hingga H+7 setelah Lebaran

Kasubag Humas Polresta Bandarlampung, AKP Titin Maezunah, mengatakan  jumlah personel yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan jelang arus mudik lebaran 2016 nanti, ada sekitar 715 personel gabungan dari Polresta Bandarlampung dan instansi lainnya.

“Para personel tersebut terdiri atas anggota Polresta Bandarlampung dan jajarannya sebanyak 350 personel dan dari instansi lain  sebanyak 366 personel,”kata Titin kepada teraslampung.com, Sabtu (25/6/2016).

Titin menuturkan, personel dari instansi lain yang diterjunkan yakni dari TNI sebanyak 30 personel; Dinas PU 10 personel; BPBD 10 personel; Dishub Kota 60 personel; Sat Pol PP 120 personel; Dinkes Kota 24 personel; Orari/Rapi 10 personel; PMI 12 personel; Pramuka 50 personel; Senkom 8 personel; Jasaraharja 4 personel; Pelindo II 8 personel dan Organda 20 personel.

Para personel tersebut, kata Titin, nantinya akan ditempatkan di jalur mudik dan beberapa titik-titik rawan kriminalitas. Juga di objek vital tempat keramaian, seperti Terminal, Stasiun Kereta Api, tempat wisata, pusat perbelanjaan dan permukiman.

“Para personel tersebut, dalam bentuk satuan tugas pengamanan dan pelayanan dengan sandi Operasi Ramadanya 2016. Operasi ini akan digelar selama 16 hari, mulai dari tanggal 30 Juni sampai tanggal 15 Juli 2016 (H-7 hingga h+7 setelah lebaran),”terangnya.

Menurutnya, ada beberapa titik pos di Kota Bandarlampung yang akan disiapkan, seperti pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan).

“Pengamanan, akan dilakukan di tempat ibadah saat berlangsungnya sholat Idul Fitri. Operasi Ramadanya 2016 ini, Polresta berkoordinasi dengan Polda Lampung,”ujarnya.

Ia menghimbau, kepada masyarakat jika ingin meninggalkan rumahnya saat mudik lebaran, diharapkan agar menghubungi petugas bintara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas) dan perangkat Kelurahan setempat. Masyarakat diimbau melaporkan bahwa rumah akan ditinggalkan untuk pergi mudik.

Setelah dititipkan, rumah yang akan ditinggal pergi mudik Lebaran harus dipastikan kondisinya benar-benar terkunci. Untuk keselamatan lainnya, matikan aliran listrik dan gas, sebagai antisipasi pencegahan agar tidak terjadinya kebakaran saat rumah ditinggal pergi mudik Lebaran.

“Untuk menghindari dari tindakan kejahatan pencurian dan lainnya, warga harus memberitahukan dengan petugas setempat. Petugas Bhabinkamtibmas Polresta jajaran, bersinergi dengan aparatur kelurahan setempat untuk mengawasi dan menjaga keamanan,”ungkapnya.