Beranda Hukum Kriminal Polsek Kedaton dan Polres Bandarlampung Kejar Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos

Polsek Kedaton dan Polres Bandarlampung Kejar Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos

927
BERBAGI
Petugas kepolisian mengevakuasi mayat Dewi untuk dibawa ke RSU Abdoel Moeloek.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, masih memburu Deka yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Dewi Evi Aprianti (20) yang ditemukan tewas dengan 15 luka tusukan di kamar kos No.16 di Jalan Gama 1, Kelurahan Tanjung Senang, Kedaton, pada Kamis (2/3/2017) siang lalu.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, saat ini petugas masih mencari keberaan DK, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Devi.

“Pelaku masih kami cari, petugas masih berada dilapangan. Kami menduga, pelaku masih berada di Lampung,”ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (3/3/2017).

Untuk mencari keberadaan pelaku, kata Murbani, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan untuk dilakukan pemantauan di pelabuhan penyeberangan Bakauheni. Hal tersebut dilakukan, untuk menutup jalan agar DK tidak melarikan diri ke Pulau Jawa.

“DK merupakan warga Bakauheni, Lampung Selatan. Dia (DK) ini, kos di Bandarlampung bersama adiknya bernama Danil,”ungkapnya.

Dikatakannya, petugas sudah memeriksa Danil adik Deka yang menyewa kamar kos No.16 tempat ditemukannya Dewi tewas bersimbah darah dengan 15 luka tusukan ditubuhnya.

“Danil mengaku tidak mengetahui adanya kejadian tersebut, karena saat terjadinya pembunuhan Danil sedang sekolah,”terangnya.

Selain Danil, petugas sudah meminta keterangan dari pihak keluarga DK, untuk menggali informasi mengenai keberadaan DK.

“Dari keterangan pihak keluarganya, sampai saat ini belum mengetahui keberadaan DK,”pungkasnya.

BACA: Pembunuhan di Rumah Kos, Jamil Lihat Deka Lari dari Kamar No 16 

Murbani mengaku belum memastikan motif pembunuhan tersebut. Menurutnya, berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari pihak keluarga korban, Deka diakui korban sebagai pacarnya.

“Kalau sms yang kami baca dari ponsel pelaku motifnya utang, masalah jual beli hape,” katanya

Dewi Evi Aprianti (20) tewas bersimbah darah dengan sembilan luka tusukan di tubuhnya. Korban ditemukan tewas di kamar kos No. 16 di Jalan Gama 1, RT 1 Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Senang, Kedaton, Bandarlampung, Kamis (2/3/2017) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

BACA: Pembunuhan di Kamar Kos: Pamit Mau Cari Kerja, Dewi Justru Meregang Nyawa

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com di lokasi kejadian, Dewi meregang nyawa di kamar kos No. 16 yang dihuni kakak beradik diketahui bernama Deka dan Danil.

Sebelum ditemukan tewas, penghuni kos lain sempat mendengar adanya keributan yang berasal dari dalam kamar kos No. 16 tersebut. Kemudian penghuni kos lain, sempat melihat Deka keluar dari kamar kos tempat tewasnya korban lalu mengunci pintu dan langsung melarikan diri.

Melihat hal tersebut, penghuni kos bersama warga langsung mendobrak pintu kamar kos No. 16 tersebut. Di dalam kamar kos itu, ditemukan seorang wanita muda bernama Dewi tergeletak dilantai ruangan tengah bersimbah darah. Ditubuh korban, ditemukan sembilan luka bekas tusukan senjata tajam dengan dililiti kabel.