Beranda Hukum Kriminal Polsek Seputih Mataram Ringkus Pelaku Begal dan Penadah Barang Curian

Polsek Seputih Mataram Ringkus Pelaku Begal dan Penadah Barang Curian

224
BERBAGI
Pelaku begal dan dua orang pelaku penadah barang hasil curian diamankan Polsek Seputih Mataram, Lampung Tengah.
Pelaku begal dan dua orang pelaku penadah barang hasil curian diamankan Polsek Seputih Mataram, Lampung Tengah.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TENGAH-Unit Reskrim Polsek Seputih Mataram, Lampung Tengah meringkus satu pelaku pembegalan dan dua pelaku penadah motor hasil pembegalan milik korban M. Tobrani yang terjadi pada Februari 2019 lalu. Polisi menagkap para pelaku tersebut, di lokasi dan waktu berbeda Sabtu (27/4/2019) kemarin.

Ketiga pelaku yang ditangkap itu adalah, Suyitno (pelaku begal), warga Kampung Terbanggi Mulya, Kecamtan Bandar Mataram, Lampung Tengah, I Made Karya dan I Ketut Tiarke (penadah) keduanya warga Kampung Wirata, Kecamatan seputih Mataram, Lampung Tengah.

Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Setio Budi Howo mengatakan, ketiga pelaku ditangkap dilokasi dan waktu berbeda di wilayah hukum Polres Lampung Tengah. Awalnya petugas menangkap pelaku begal Suyitno, saat pelaku sedang melintas di seputaran Jalan Pasar Mandala Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB.

“Malam itu, pelaku Suyitno mengendarai sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksi begal atau curas terhadap korban Tobrani,”ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada teraslampung.com, Minggu (28/4/2019).

Dari hasil pengembangan, kata mantan Kanit Polsek Natar, Lampung Selatan ini, petugas kembali berhasil menangkap dua orang pelaku lain yang merupakan sebagai penadah barang hasil curian dari pelaku Suyitno. Kedua pelaku ini adalah, I Made Karya dan I Ketut Tiarke.

“Kedua pelaku penadah barang curian, ditangkap tak lama berselang setelah menangkap pelaku Suyitno. Saat ini ketiga pelaku dan barang bukti sepeda motor yang disita, diamankan di Mapolsek Seputih Mataram guna penyidikan lebih lanjut,”ungkapnya.

Iptu Setio Budi Howo mengutarakan, kronologi pembegalan tersebut, korban ketika itu mengendarai sepeda motor Honda Beat BE 4144 IV melintas di sekitaran Jalan lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Sumatera tepatnya di Kampung Jati Datar, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, pada Rabu (27/2/2019) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

“Tiba-tiba dari arah belakang, pelaku Suyitno dan rekannya mengendarai sepeda motor Satria FU memepet motor korban sembari menodongkan senjata tajam kerah korban,”bebernya.

Karena kaget dan takut, korban terjatuh dari sepeda motornya. Saat itulah satu pelaku merampas motor korban, sementara pelaku Suyitno menunggu diatas motor yang digunakan saat melakukan aksinya. Kemudian kedua pelaku, langsung kabur membawa motor korban menuju ke arah Lintas Timur.

“Aksi pembegalan terhadap korban Tobrani, dilakukan pelaku Suyitno bersama seorang rekanannya bernama Sastra. Namun rekannya ini, sudah lebih dulu ditangkap Polres Kota Metro atas kasus serupa (pembegalan) yang terjadi beberapa waktu lalu,”terangnya.

Dikatakannya, akibat perbuatannya, pelaku Suyitno dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan pelaku I Made Karya dan I Ketut Tiarke, dijerat Pasal 408 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 4 tahun.

Loading...