PON XX Papua: DKI Belum Terbendung, Lampung Posisi ke-11

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Kontingen DKI Jakarta hingga Senin siang (4/10/2021) masih berada di posisi puncak perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Hingga Senin (4/10/2021) pukul 07.00 WIT, juara 11 kali PON ini berhasil mengumpulkan 35 emas, 21 perak, dan 24 perunggu. Tuan rumah menguntit di peringkat kedua dengan torehan 28 emas, 12 perak, dan 27 perunggu. Sedangkan Lampung berada di peringkat 11 dengan perolehan dua emas dan satu perak.

Dua emas Lampung disumbangkan oleh tim softball putra dan atlet muaythai Mitra Waruwu. Sedangkan perak untuk Lampung diraih oleh tim bisbol putra. Tim bisbol putra yang bertanding kemarin (3/10/2021) gagal mengawinkan emas dengan emas softball setelah dikalahkan tim DKI Jakarta.

Tuan rumah Papua berada di posisi kedua dengan 29 emas, 12 perak, dan 28 perunggu; disusul Jawa Barat dengan  22 emas, 23 perak, dan 28 perunggu, dan Jawa Timur dengan 16 emas, 21 perak, dan 17 perunggu.

Jatim sukses menjadi juara umum cabang olahraga wushu dan sandingkan emas tenis beregu putra dan putri PON Papua. Posisi kelima ditempati Jawa Tengah dengan 9 emas, 15 perak, dan 18 perunggu.

Secara keseluruhan sebanyak 31 provinsi telah berhasil merebut medali dan bertengger namanya di papan klasemen perolehan medali sementara. Sebanyak 497 keping medali terdiri dari 146 emas, 144 perak, dan 207 perunggu sudah diboyong pulang para atlet dari ke-31 provinsi tersebut.

Selain itu, sebanyak 11 cabang olahraga di empat klaster penyelenggaraan PON 2021 Papua telah menyelesaikan seluruh nomor lomba mereka. Di klaster Kabupaten Mimika, futsal dan judo kemudian muaythai, bisbol putra, sofbol putra (klaster Kabupaten Jayapura), lalu sepatu roda, canoeing (klaster Kota Jayapura), dan wushu di Kabupaten Merauke menggelar partai final terakhir pada Minggu (3/10/2021).

Bahkan di Merauke, final terakhir wushu di GOR Futsal KONI, ikut ditonton Presiden Joko Widodo usai meresmikan Bandar Udara Internasional Mopah. Bukan itu saja, karena ada hal menarik lainnya dari berakhirnya lomba pada cabang-cabang di atas. Karena dua atlet senior nasional menyatakan pensiun usai membawa tim masing-masing meraih emas.

Atlet wushu senior nasional sekaligus juara dunia 2015 yang menjadi andalan Sumatra Utara, Juwita Niza Wasni menyatakan pensiun sebagai atlet usai meraih emas PON Papua.”Ini adalah penampilan terakhir saya setelah 14 tahun sebagai atlet. Saya bersyukur sekali karena mengakhiri karier dengan manis, menyumbangkan medali emas bagi Sumut di PON Papua,” kata juara Asian Games Incheon 2014 itu seperti dilansir Antara.

Hal serupa dilakukan pemain bisbol senior nasional sekaligus kapten tim DKI Jakarta, FX Donny Trisnadi. Ia menyatakan gantung tongkat bisbol usai membawa kontingen ibu kota merebut emas PON Papua.

PON 2021 Papua diikuti 7.039 atlet dan 3.576 orang ofisial dari 34 provinsi. Para atlet akan bertanding pada 37 cabang olahraga, 56 disiplin pertandingan, 681 nomor pertandingan, serta memanfaatkan 44 arena lomba. Para olahragawan ini akan memperebutkan 681 medali emas, 681 perak, dan 681 perunggu.

PON 2021 Papua akan berlangsung hingga 15 Oktober 2021 mendatang. Sejauh ini seluruh pertandingan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat, baik bagi atlet, ofisial, maupun penonton.

  • Bagikan